Kisah Mbak Tutut yang Kini Menulis Blog, Tuturkan Sisi Lain Soeharto


SURATKABAR.ID – Siti Hardijanti Rukmana—putri pertama Presiden Republik Indonesia Soeharto kini disibukkan dengan dua kegiatan terbarunya. Mantan Menteri Sosial yang akrab disapa dengan nama Mbak Tutut ini kini aktif menulis blog tentang Bapak Pembangunan Indonesia, Soeharto. Tak hanya itu, ia juga kini dikabarkan senang menciptakan lagu.

Suatu hari kami sedang berkumpul, melihat foto-foto lama, tiba-tiba ibu tertawa geli. Saya tanya: “Ada apa tho bu, kok gembujeng (tertawa).”

Ibu menjawab: “Bapakmu itu dulu waktu dikenalkan dengan ibu pertama kalinya kecele.”

“Kecelek kena apa bu,” saya bertanya

“Saat itu ibu kurusan, kulitnya kuning bagus,” ibu tertawa geli lagi.

“Makanya bapak jadi jatuh cinta dengan ibu,” saya katakan ke ibu.

Dialog keluarga Cendana di atas merupakan sepenggal kisah berjudul ‘La Wis Kadung Nglamar‘ yang ditulis Mbak Tutut melalui blog-nya yang beralamatkan di http://tututsoeharto.id/, seperti dikutip dari reportase Kumparan.com, Selasa (05/06/2018).

Baca juga: Saat Putri Soeharto Minta Masyarakat Dukung Pemerintahan Jokowi-JK

Mbak Tutut kini rajin menuliskan cerita-cerita yang tak pernah diketahui publik tentang kehidupan Presiden yang pernah memimpin Indonesia 32 tahun itu melalui sebuah blog.

Mulai menulis sejak Maret 2018, Mbak Tutut sudah menulis empat kisah tentang sisi lain keluarganya. Selain La ‘Wis Kadung Nglamar‘, tiga judul lainnya adalah ‘Bapak Kami Melarang Dendam’, ‘Kamu Harus Kuat’, dan ‘Ibuku Memang Jempol’.

Tulisannya pun bertutur dengan sangat renyah dan mudah dicerna, meski mungkin isinya terlalu singkat untuk menceritakan kisah-kisah penting dari keluarga Cendana yang dituturkan langsung oleh saksi hidup.

“Jadi memang keseharian Bapak yang tidak diketahui masyarakat seperti cerita Bapak Ibu dulu. Bapak itu kecilnya kan mana orang tahu itu. Jadi cerita khusus yang enak didengar masyarakat,” ucap Tutut.

Menurut putri Soeharto yang kini berusia 69 tahun itu, menulis di blog menjadi kegiatan untuk mengisi hari-harinya di rumah. Selain menulis, Mbak Tutut yang juga pernah menjadi menteri di era kabinet terakhir ayahnya itu, juga kini gemar menulis lagu atau sajak.

IBUKU MEMANG JEMPOL http://tututsoeharto.id/ibuku-memang-jempol/

A post shared by Tutut Soeharto (@tututsoeharto) on

“Saya senang bikin lagu, senang nyanyi, bikin saja. Nyanyi biar suara cempreng, tapi tetap nyanyi yang penting senang, happy,” ujarnya kemudian.

Tak sekadar hobi, Tutut sudah menuliskan sekitar 120 lagu yang kabarnya akan ditampilkan dalam konser pada 19 Januari 2019 mendatang.

“Ya enggak sampai 150 (lagu), 120-anlah,” tutupnya.