Saat Putri Soeharto Minta Masyarakat Dukung Pemerintahan Jokowi-JK


    SURATKABAR.ID – Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut yang merupakan putri pertama dari Presiden RI ke-2 Soeharto melontarkan pernyataan untuk masyarakat. Berkenaan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mbak Tutut—demikian sapaan akrabnya, meminta agar masyarakat mendukung penuh Jokowi-JK. Ia menyebutkan, upaya koreksi sebaiknya dilakukan melalui prosedur yang sah.

    “Pokoknya, siapapun presidennya saat ini kita mesti dukung untuk kepentingan bangsa dan negara,” ungkapnya, di kediaman mendiang Soeharto, Jalan Cendana No. 8, Menteng, Jakarta, Senin (04/06/2018) malam. Demikian dikutip dari laporan CNNIndonesia.com, Selasa (05/06/2018).

    Mbak Tutut mengungkapkan, masyarakat mesti mendukung pemerintah yang sedang berkuasa. Ini dikarenakan setiap anggota masyarakat juga bertanggung jawab untuk mempertahankan Indonesia agar tetap bersatu dan tidak terpecah-belah.

    Ia melanjutkan, apabila ada kekurangan dari pemerintah, maka upaya koreksi sebaiknya disalurkan melalui koridor hukum.

    Selain itu, Mbak Tutut yang lahir pada 23 Januari 1949 tersebut juga meminta kepada masyarakat untuk menghindari menempuh langkah kekerasan. Mengambil langkah kekerasan hanya akan membuat situasi tidak aman dan tentu hal ini tidak diinginkan oleh siapapun bagian dari bangsa. Ia juga menandaskan bahwa hal itu sangat bertentangan dengan kepentingan bangsa dan negara.

    Baca juga: Jokowi Kumpulkan Pimpinan Lembaga Survei dan Pengamat Parpol di Istana, Ada Apa?

    “Kalau sampai ada kekurangan dan kesalahan, ada jalurnya kok untuk memperbaiki bersama. Tidak dengan kekerasan, tapi dengan kebaikan,” sebut mantan Menteri Sosial itu.

    Ia lantas teringat pesan ayahnya agar menghadapi segala sesuatu dengan senyum di hati. Jika itu yang pertama kali dilakukan, maka pikiran akan jernih.

    “Katanya, kalau hatimu senyum nanti wajahmu juga pasti senyum. Kita perbaiki negara dan bangsa ini dengan senyum dan sabar,” tandasnya.

    Teruskan Pemikiran Soeharto

    Sedikit bercerita, Mbak Tutut mengaku kaget atas adanya foto viral seorang kakek yang berwajah sangat mirip dengan almarhum Soeharto.

    “Itu mirip Bapak banget, saya kira malah kok Bapak hidup lagi,” ujar Mbak Tutut usai buka bersama di kediaman Soeharto, Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (04/06/2018) seperti dilansir dari laporan Viva.co.id.

    Hal itu sedikit banyaknya membuat ia menduga ada kerinduan masyarakat pada almarhum sang ayah. Dia bersyukur nyatanya masih banyak masyarakat yang merindukan sosok Bapak Pembangunan Indonesia tersebut.

    “Bapak kan sudah enggak ada, kami tinggal meneruskan pemikiran Bapak terhadap bangsa ini. Jangan sampai pemikirannya pedot sana pedot sini,” imbuhnya mengingatkan.

    Sebelumnya, sesosok pria menjadi perbincangan setelah disangka memiliki kemiripan wajah dengan Pak Harto saat tengah terduduk di Kereta Api Listrik (KRL) menggunakan topi dan jaket. Pria ini diduga bernama Mas Koeswali Somadihardja.