Duhh! Ditolak, Seorang Pemuda Tertangkap CCTV Nekat Todongkan Senapan ke Mantan Pacar dan…


SURATKABAR.ID – Cinta bisa membuat seseorang nekat berbuat berbuat apa saja. Apalagi jika perasaan cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. Itulah yang terjadi di sebuah perguruan tinggi di Bangkok, Thailand pada senin (4/6) pagi waktu setempat.

Dilansir dari laman Tribunnews.com, Pukkapong Chittarom, seorang pemuda berusia 24 tahun nekat menodongkan senapan laras pendek ke arah, Natchareeya Thaprajit, mantan kekasih yang berusia 3 tahun lebih muda darinya lantaran sakit hati atas penolakan cinta wanita tersebut.

Keduanya sebenarnya sudah menjalin hubungan asmara selama 5 tahun. Namun kisah cinta mereka harus kandas di tengah jalan. Tak ingin berpisah dengan Natchareeya, Pukkapong menghampiri asrama kampus dan mengajak wanita tersebut berbicara, namun ditolak.

Insiden tersebut berhasil terekam kamera pengawas CCTV yang kebetulan dipasang di bagian luar asrama kampus di Bangkok, Thailand. Diduga karena kesal, Pukkapong akhirnya meraih pistol dan menembakkan peluru tepat di arah dada Natchareeya yang menyebabkan sang mantan tewas.

Baca Juga: Diputuskan Cintanya, Wanita Ini Gigit Lidah Sang Pacar dan Ogah Lepas!

Mendapati mantannya jatuh tersungkur, si pelaku bergegas berlari menghampiri. Menyadari kesalahannya, ia kemudian memeluk tubuh Natchareeya yang sudah tak lagi bernyawa. Rasa sesal mendalam terpancar dari raut wajah pria tersebut.

Dan seperti yang jelas terlihat dari rekaman CCTV, Pukkapong berusaha menembak dirinya untuk membayar rasa bersalah atas tindakan bodohnya yang nekat menembakkan peluru ke tubuh Natchareeya tanpa pikir panjang.

Ia menempelkan senjata jenis revolver ke dalam mulut dan menekan pemicunya. Pistol berhasil meledak dan peluru merobek pipinya, namun tak sampai menyebabkan si pelaku kehilangan nyawa. Disampaikan Letnan Kolonel Kittipon, Pukkapong segera dilarikan ke rumah sakit.

Hingga berita diturunkan, pelaku penembakan mantan kekasih di depan asrama kampus masih dalam perawatan pihak rumah sakit dan dalam pengawasan ketat anggota kepolisian untuk kemudian mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Intip aksi Pukkapong dalam video di bawah ini: