Terungkap… Seharusnya Rio Haryanto Unggul, Tapi F1 Kembali Diskriminatif


    160222160214_rio_haryanto_640x360_rioharyanto_nocredit

    Formula One (F1) kembali membuat kontroversi yang melibatkan pembalap muda kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto. Setelah insiden bendera, kini F1 menganaktirikan Rio dalam pemilihan Driver of the Day pada seri perdana kompetisi musim ini yakni GP Australia 2016.

    F1 mengajak seluruh masyarakat dunia memilih para pembalap yang berlaga di GP Australia sebagai Driver of the Day. Ketika batas pemilihan berakhir, melalui akun Twitter resmi, F1 mengumumkan bahwa pembalap Tim Haas, Romain Grosjean, terpilih sebagai pemenangnya.(Baca Juga : Ditengah Maraknya Demo Sopir Taksi, Sopir Taksi Ini Malah di Tabrak Model Cantik dan Seksi, Ini Videonya!)

    Terpilihnya Grosjean lantas menghadirkan tanda tanya bagi banyak netizen (internet citizen). Sebab, para netizen merasa seharusnya Rio-lah yang pantas memenangi statusDriver of the Day GP Australia 2016, bukan Grosjean.

    Akun Twitter @ManorF1FanBlog dan @TimCbe mengunggah bukti foto Rio mendapat voting yang jauh lebih banyak dari Grosjean. Dari foto tersebut, terlihat Rio mendapat 22.143 vote, sedangkan Grosjean hanya mendapat 13.670 vote.(Baca Juga : Dicurangi F1 Rio Haryanto Banjir Pujian, Dukung dan Sebarkan Indonesia!)

    Hal ini lantas membuat netizen mengecam F1, terlebih lagi para fans Manor Racing di seluruh dunia dan netizen dari Indonesia. Apalagi insiden hilangnya bendera Merah Putih di samping foto Rio saat grafis profil pembalap sebelum GP Australia dimulai masih teringat jelas di ingatan masyarakat Indonesia. (Baca Juga : F1 Tidak Boleh Begini Kepada Rio Haryanto)