Tragis! Ibunya Nikah Lagi, Remaja Ini Jadi Budak Nafsu Kakak Tiri Sampai Lahirkan Anak


SURATKABAR.ID – Remaja putri berinisial I menjadi korban kebuasan kakak tirinya, R, selama berbulan-bulan sejak 2017 lalu.

Remaja 17 tahun yang merupakan warga Kecamatan Tanjung Palas, Kalimantan Utara, tersebut sebelumnya sama sekali tak mau buka mulut karena takut akan ancaman R. Namun, aksi R akhirnya terbongkar setelah I ketahuan hamil.

Kini, siswi salah satu SMA di Tanjung Palas tersebut telah melahirkan. Dia juga harus menanggung malu karena ulah kakaknya.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) reskrim Polres Bulungan, Aiptu Lence Karlinawati mengungkapkan, I telah melahirkan pada Selasa (22/5/2018) lalu.

Baca juga: Pernah Tunda Menikah Demi Jemput Kesuksesan, Pria 27 Tahun Ini Ungkap Buah Pahit yang Dirasakannya

Selama ini, I tak berani menceritakan penderitaannya pada siapapun karena R selalu mengancam setiap kali melancarkan aksi bejatnya.

“Korban tak bisa menceritakan kejadian yang menimpanya karena diancam tersangka. Setiap usai melakukan perstubuhan, tersangka ancam jangan sampai orang lain tahu,” tutur Lince, Selasa (29/5/2018), dilansir jpnn.com.

Menurut Lince, selama ini I dan R seringkali ditinggal kedua orang tuanya untuk bekerja di ladang. Biasanya, orang tuanya baru pulang ketika hari sudah sore.

Saat hanya berdua di rumah, R tanpa segan melakukan tindak tak terpuji itu pada adik tirinya.

Sementara itu, aksi kakaknya ketahuan karena hari itu I meminta diurut. Ia merasa badannya pegal sebelum melahirkan.

Kepada orangtuanya, I mengaku hanya masuk angin biasa. Tanpa curiga, orang tuanya pun memanggil tukang urut. Saat itulah segalanya terungkap.

“Korban mengaku ke orang tua hanya masuk angin biasa. Jadi, dipanggilkan tukang urut,” terang Lince.

Kini, R mendekat di Rutan Polres Bulungan. Ia dijerat dengan pasal 81 ayat 2 juncto 76 E UU Nomor 35 Tahun 2014.

“Tersangka dikenakan pasal perlindungan anak. Pemeriksaan sudah dilakukan dengan meminta keterangan korban, saksi-saksi dan tersangka. Bila berkas dalam dua minggu telah mencukupi akan diserahkan ke kejaksaan,” tegas Lince.