Berhati Emas, Raja Arab Saudi Berbagi Paket Ramadan untuk Pengungsi Rohingya


SURATKABAR.IDSecara singkat, Rohingya adalah sebuah etnis minoritas yang ada di Negara Myanmar. Etnis Rohingya hidup terutama di negara bagian barat Rakhine. Etnis Rohingya tidak secara resmi diakui oleh pemerintah sebagai warga negara.

Selama puluhan tahun, msyarakat yang mayoritas beragama Buddha di Myanmar dituding berbagai kalangan telah melakukan diskriminasi dan kekerasan terhadap Etnis Rohingya. Untuk menyelamatkan diri dari ancaman kekerasan, Rohingya pun mengungsi ke negara-negara mayoritas Muslim, seperti Bangladesh, Malaysia dan Indonesia.

Bantuan berdatangan untuk Rohingya, salah satunya yakni bantuan dari Pemerintah Arab Saudi. Pada bulan Ramadan ini, pengungsi Rohingya yang merupakan musllim mendapatkan bantuan dari Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KS Relief).

KS Relief menyalurkan bantuan berupa paket Ramadhan bagi pengungsi Rohingya yang menempati kamp Guandum di distrik Cox’s Bazar, Bangladesh. Sudah enam hari berturut-turut di bulan Ramadhan, Pemerintah Arab Saudi menyalurkan bantuan. Rohingya telah menerima bantuan sebanyak 1.500 keranjang makanan, dihimpun dari republika.co.id.

Bersumber dari Saudi Press Agency, Rabu (23/5). Bantuan tersebut disalurkan dalam rangka pelaksanaan proyek-proyek kemanusiaan yang tengah gencar dilaksanakan KS Relief. Bantuan tersebut ditujukan bagi orang-orang yang membutuhkan di sejumlah negara, termasuk juga pengungsi Rohingya di Bangladesh. Sebelumnya, lembaga bantuan Raja Salman atau KS Relief ini juga mengirimkan bantuan paket makanan ke Yaman serta negara lain yang membutuhkan.

Apabila melihat kebelakang, Bulan April lalu pun Saudi telah menyumbangkan 7.000 ton kurma. Kurma tersebut diterima oleh Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-bangsa (WFP) dan 30 negara lebih yang membutuhkan di seluruh dunia.

Bantuan 7000 ton kurma tersebut dibagi sebagai menjadi 4.000 ton kurma untuk disumbangkan ke WFP dan 3.000 ton kurma dikirim ke lebih dari 30 negara yang membutuhkan di seluruh dunia. Abdullah Al Rabeeah sebagai Penasihat bagi Lingkungan Kerajaan dan General Supervisor Pusat KS Relief, menerangakan bahwa donasi tersebut merupakan bagian dari program bantuan pemerintah untuk mendistribusikan kurma pada 2018.

Baca Juga: Abdul Somad Doakan Orang yang Menyebutnya Iblis, Si Pelaku Malah Lakukan Hal Tak Terduga

KS Relief merupakan organisasi Kemanusiaan Arab Saudi yang telah berdiri dari tahun 2015. Arab Saudi telah menyalurkan program bantuan mencapai total 65,9 miliar dolar selama dua dekade terakhir. Bantuan tersebut telah mencakup lebih dari 80 negara di seluruh dunia. Berbagi itu indah, kita tidak akan menjadi miskin hanya karena berbagi.