Kuliner Buka Puasa, Awas Ketagihan dengan Kue Tetu


SURATKABAR.ID Berbuka puasa tentunya lebih lengkap dengan makanan yang manis-manis. Berbicara tentang makanan yang manis, apakah kalian pernah merasakan rasa manis dari kue tetu? Kue Tetu atau Kue Perahu ini merupakan makanan khas asal sulawesi. Pada bulan ramadan ini, kue tetu menjadi salah satu takjil paling diburu di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Kue tetu memiliki bahan baku utama  antara lain, daun pandan, beras, tepung terigu, santan kelapa, gula merak dan gula putih. Tentunya kue ini rasanya manis dan cocok untuk takjil berbuka puasa. Pada setiap bulan ramadan, kue tetu terjual sangat laris di Kota Palu dan memiliki banyak peminat.

“Apalagi saat buka puasa, kue tersebut selalu diburu warga untuk berbuka puasa,” kata Rahamuddin, salah seorang warga Palu, Minggu 20 Mei 2018 dikutip dari okezone.com.

Rahamuddin berkata bahwa kue tetu merupakan kue legendari yang ada dari jaman dahulu. Kue tetu juga merupakan jajanan jaman masih kecil sampai sekarang. Ia juga berkata bahwa kue tetu ini rasanya enak dan membuat ketagihan.

Baca Juga: Air Mata Hatta Rajassa Saat Pemakaman Sang Menantu, Meninggal karena Kanker Kulit Ganas

Kue Tetu ini memiliki nama lain yakni Kue Perahu. Mengapa dikatakan demikian? Karena melihat dari bentuknya yang seperti perahu. Kue tetu disajikan dengan wadah yang terbuat dari daun pandan yang dibentuk sedemikian rupa seperti perahu. Kemudian, kue tetu di tempatkan di wadah tersebut.

Senada dengan Rahamuddin, Maria yang sedang membeli kue tetu untuk takjil berbuka keluarganya juga mengatakan bahwa kue tetu memiliki rasa yang enak dan cocok untuk berbuka puasa, apalagi di bulan ramadhan seperti saat ini. Kue tetu menjadi kue yang wajib dihidangkan saat buka puasa di keluarganya.

“Kuenya enak dan sangat cocok jadi menu buka puasa,” ujar Maria.