Hiii Ngeri, Sandiaga Uno Sebut Tumpukan Sampah di Jakarta Bisa Sampai Tutupi Candi Borobudur


    SURATKABAR.ID Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, sampah yang dihasilkan di Jakarta mencapai 7.100 ton per hari atau setara dengan 50 kilometer persegi.

    Sandiaga mengibaratkan banyaknya tumpukan sampah itu bisa menutupi Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

    Jumlah sampah itu menurut Sandi akan bertambah saat Ramadan ini.

    “Jadi tumpukan sampah ini dapat menutupi Candi Borobudur, dan ternyata saat masuk bulan ramadan produksi sampah meningkat sebanyak 10 persen,” tutur Sandi saat memberikan sambutan dalam pencanangan Intermediate Treatment Facility di Sunter di Jakarta Utara, Minggu (20/5/2018), dikutip dari CNNIndonesia.com.

    Karena itu Sandi menyatakan pentingnya pembangunan fasilitas pengolahan sampah dalam kota di Sunter, Jakarta Utara.

    Baca Juga: Tegas! Petisi Tolak Alquran Jadi Barang Bukti Kasus Terorisme, Din Syamsudin: Saya Setuju

    Selama ini sampah di Jakarta masih dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi, Jawa Barat. Namun hanya tujuh persen dari total 7.100 ton sampah tersebut yang dapat diolah. Ia pun khawatir nantinya Bantar Gebang tak mampu lagi menampung sampah dari Jakarta.

    “Harus dipastikan dengan ITF Sunter ini bisa kurangi bom waktu sampah yang kita hadapi. Apabila kita ke Bantar Gebang ini sangat menakutkan dan harus diketahui bahwa tempat itu tidak berkelanjutan,” imbuhnya.

    Dengan ITF Sunter yang akan segera dibangun pada tahun ini, Sandi menyebut ada 2.200 ton sampah yang akan diolah dan diubah menjadi 35 megawatt listrik setiap harinya.

    ITF Sunter ditargetkan rampung pada 2021.

    “Kapasitasnya dapat mencapai 2.200 ton per harinya. Jadi, ini lebih 25 persen dari seluruh sampah yang dihasilkan (setiap harinya) di Jakarta,” ujar Sandiaga.

    Diketahui, masalah sampah di Indonesia khususnya DKI Jakarta merupakan masalah yang sangat serius. Volume sampah di DKI Jakarta menurut data 2017, mencapai 6.000 – 7.000 ton per hari. Volume sampah tersebut sangat besar dibanding kota kota besar di Eropa yang hanya menghasilkan sampah sebesar 1.500 – 2.000 ton per hari.