ISIS Anggap Bachtiar Nasir Sebagai Ulama Murtad


    SURATAKABAR.ID – ISIS telah menerbitkan buletin Al-Fatihin edisi ke 10, Senin (14/5/2018). Buletin tersebut merupakan media berbahasa Indonesia yang menyebar dalam bentuk digital pada aplikasi Whatsapp.

    Seperti diwartakan jawapos.com, pada buletin edisi tersebut dikatakan bahwa ISIS mengklaim jika aksi teror yang ada di Indonesia merupakan aksi jihad melawan pemerintah yang tidak menerapkan hukum Islam atau dicap toghut.

    Buletin yang telah terbit semenjak Juni 2016 tersebut isinya tentang berita sejumlah serangan perjuangan ISIS di sejumlah negara Timur Tengah, Eropa, dan Asia. Al Fatihin dikabarkan tersebar di kalangan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Indonesia.

    Al Fatin edisi 10 tersebut juga menyebutkan jika insiden yang meletus di Mako Brimob beberapa hari yang lalu merupakan aksi pembebasan para anggota ISIS dari belenggu toghut.

    Baca Juga: Video Ceramah tentang Teroris dan Bomber Viral, Ustadz Abdul Somad: Lihat Indahnya Bahasa Al Qur’an

    Hal yang cukup menarik pada edisi tersebut adalah disebut-sebutnya nama Ustad Bachtiar Nasir (UBN). Al Fatihin menggelari UBN sebagai ulama murtad yang ada di Indonesia.

    “Ulama murtad menangisi orang-orang kafir yang binasa,” tulis redaksi Al Fatihin di bawah foto UBN.

    Ketua GNPF MUI tersebut dianggap telah menyeru umat kepada pintu jahanam dan merusak kaum muslimin.

    Baca Juga: Tentang Wanita Bercadar, Menag: Kita Hargai dan Hormati Dia

    “Mereka telah membuat kedustaan di dalam agama serta memfitnah para pengemban jihad dan kaum salihin. Mereka merupakan target serangan yang syar’i. Mereka tidak memiliki perjanjian atau keselamatan, dan harus diperangi,” tulis isi buletin tersebut.