Catat! 5 Kebiasaan Ini Tingkatkan Usia Harapan Hidup Hingga 12 Tahun


    SURATKABAR.ID – Bisa dikatakan, hidup sehat lebih lama dalam kondisi fisik yang awet muda dan berbahagia menjadi dambaan dari banyak orang. Menurut penelitian yang kini dipublikasikan di jurnal Circulation, sedikitnya terdapat lima kebiasaan yang apabila diterapkan dapat menambah usia harapan hidup sebanyak 12 tahun. Karena wanita biasanya hidup lebih lama dibandingkan pria, angka ini malah dapat meningkat menjadi 14 tahun lebih lama bagi kaum hawa.

    Melansir laporan DetikHealth.com, Rabu (16/05/2018) ini dikarenakan kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat menurunkan risiko kematian dari penyakit kardiovaskular dan kanker. Apa saja daftarnya? Mengutip Men’s Health, berikut adalah daftarnya. Jangan lupa bagikan info ini ke orang-orang terkasih Anda.

    1. Jalan kaki 30 menit sehari sudah cukup

    Para peneliti dari Harvard sepakat menuliskan bahwa berjalan selama setidaknya selama 30 menit sehari sudah cukup untuk meningkatkan kemungkinan seseorang hidup lebih lama, asalkan itu pada kecepatan yang sedang atau kuat.

     

    Di samping itu, riset lainnya juga telah menunjukkan bahwa bergerak aktif dapat meningkatkan memori, suasana hati serta pembelajaran. Asyik, bukan, jika Anda panjang umur dan punya memori yang baik?

    1. You are what you eat

    Apa yang Anda makan akan mempengaruhi diri sendiri, khususnya ke kesehatan. Tim peneliti dari Harvard menilai pola makan orang-orang yang membiasakan memakan makanan sehat dan mengandalkan kualitas makanannya akan berkemungkinan besar untuk hidup lebih lama. Selain itu, lebih memilih buah utuh dibandingkan yang dijus juga akan memberikan Anda benefit tersendiri.

    Baca juga: Menakar Usia Ideal Untuk Menikah Menurut Riset Ilmiah, Kapan Waktu yang Tepat?

    Alhasil, orang yang lebih suka makan sayuran hijau, oatmeal, ikan-ikanan dan kacang memiliki Healthy Eating Index (HEI) yang lebih tinggi, sehingga kemungkinan memiliki usia harapan hidupnya pun jadi lebih panjang.

    1. Cek Body Mass Index (BMI)

    Indeks massa tubuh atau body mass index (BMI) sering jadi tolak ukur apakah orang termasuk dalam kategori underweight (kekurusan), normal-ideal, overweight (kegemukan), atau obese (obesitas). Untuk menghitungnya, berat badan dibagi kuadrat tinggi badan. Standar BMI orang Asia masuk ke level obese adalah 37,5.

    Pahamilah bahwa obesitas merupakan hal yang dapat memberikan ancaman kesehatan bagi banyak orang, salah satunya yakni penyakit-penyakit kardiovaskular. Perbaikan pola makan dan aktivitas hidup adalah solusinya.

    1. Batasi minuman beralkohol

    Beberapa orang mungkin kesulitan untuk berhenti meminum bir. Kalau begitu, batasi saja minuman seperti bir menjadi lebih sedikit dari biasanya. Para peneliti merekomendasikan 5-30 gram minuman alkohol per hari atau hanya dua gelas bir berisi 12 ons.

    Dengan menghentikan kebiasaan yang satu ini, peluang Anda untuk memiliki hidup lebih panjang bisa Anda dapatkan. Menurut Damon Raskin, MD, dari Los Angeles ada banyak manfaat yang bisa didapatkan mulai dari kulit yang lebih bersih hingga menurunnya risiko penyakit kardiovaskular.

    “Mengambil jeda dari minum alcohol—meskipun hanya beberapa minggu, adalah ide yang bagus, terlebih jika Anda mengonsumsinya secara reguler dari rekomendasi harian,” tutur Dr Raskin.

    1. Stop merokok

    Kendati partisipan dalam penelitian ini tak pernah merokok, namun mengucapkan selamat tinggal pada rokok terbukti dapat menambah usia hidup seseorang menurut sebuah penelitian.

    Riset ini menyimpulkan bahwa, pria yang meninggalkan kebiasaan merokok pada usia 35 tahun dapat berharap untuk hidup sekitar tujuh hingga delapan tahun lebih lama. Sekalipun orang yang berhenti pada usia 65 tahun, mereka tetap punya angka harapan hidup lebih lama.