Astaga! Bocah SD Dinikahkan dengan Pria Usia 10 Tahun Lebih Tua, Fakta-Faktanya Bikin Geram


SURATKABAR.ID – Pernikahan dini masih saja banyak ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Dan yang terbaru datang dari Sinjai, Sulawesi Selatan, di mana seorang gadis berinisial SR (12) akan dinikahkan oleh orang tuanya dengan seorang pria yang usianya terpaut 10 tahun di atasnya.

Dilansir dari laman Tribunnews.com, SR baru saja mengikuti Ujian Nasional di sekolah tempatnya menuntut ilmu di SDN 125 Karampue, Kecamatan Sinjai Utara. Adapun pernikahan dirinya dengan Erwin (21) menurut rencana akan digelar pada Selasa (8/5).

Berikut ini 5 fakta menghebohkan di balik kisah viral ini:

Alasan Orangtua

Menurut pengakuan orangtua SR, Sinar, sang putri dan Erwin telah menjalin hubungan asmara sejak 2 tahun terakhir. “SR sudah pacaran dua tahun terakhir, maka kami sebagai orangtua harus nikahkan daripada di luar jadi bahan pembicaraan,” tuturnya, dikutip dari Tribunnews.com, Senin (7/5/2018).

Baca Juga: Duh! Hanya Berani Bayar Rp 1,3 Juta untuk Dekor Pernikahan, Lihat Kejanggalan-Kejanggalannya

Rencana Pernikahan Ditolak

Lurah Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara Muh. Azharuddi Alo Anshari, ketika ditemui untuk dimintai konfirmasi, membenarkan kabar pernikahan bocah SD dengan pria 10 tahun lebih tua. Namun dirinya mengimbau kepada orangtua SR agar tidak menikahkan putrinya lantaran masih di bawah umur.

Namun apabila orangtua SR masih bersikeras ingin tetap menggelar pernikahan antara sang putri dengan Erwin, Muh Azharuddi menyarankan, “Kalau mau nikahkan anaknya jangan di Sinjai, karena itu di bawah umur.”

Identitas Calon Suami SR

Dikabarkan SR akan dipersunting oleh seorang pria 10 tahun lebih tua dari dirinya. Pria bernama Erwin itu sendiri merupakan warga Kabupaten Jeneponto yang kini bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran Malaysia.

Uang Panaik Sejumlah Rp 32 Juta

Layaknya prosesi pernikahan adat Bugis Makassar, bagi mempelai pria diwajibkan untuk membayar uang panaik kepada mempelai wanita. Dan sebelumnya, Erwin telah menyerahkan uang sejumlah Rp 32 juta beserta seperangkat alat salat kepada SR.

Pernikahan Dibatalkan Pemerintah

Akad nikah SR dan Erwin yang sejatinya akan digelar hari ini, Selasa (8/5) harus batal. Pasalnya pihak pemerintah Kabupaten Sinjai dan Jeneponto tegas menolak memberikan restu kepada kedua mempelai. Meski keluarga SR sudah memotong seekor kuda.

Menurut pengakuan salah satu keluarga SR, pihak pemerintah Kabupaten Sinjai dan Jeneponto membatalkan prosesi pernikahan SR dan Erwin lantaran melanggar Undang-Undang. “Ini batal karena melanggar Undang-Undang. Makanya tidak boleh,” jelas kerabat SR pada Selasa (8/5).