Muncul Tulisan #2019GantiPresiden di Struk Rumah Makan, Kang Dede Tantang Mardani Ali Sera Lakukan Ini

SURATKABAR.IDFoto struk sebuah rumah makan di Yogyakarta mendadak viral di media sosial. Pasalnya, dalam struk tersebut terselip tulisan #2019GantiPresiden.

Menyadari rumah makan Ayam Eskom tersebut ramai diperbincangkan, pihak rumah makan akhirnya memberi penjelasan.

Struk yang bertanggal 6 Mei 2018 itu ditekuk sehingga hanya terlihat tulisan #2019GantiPresiden di bagian bawahnya.

Ada tagar #2019GantiPresiden di atas tulisan ‘Terima Kasih’. Setelah ramai di media sosial, pihak rumah makan lalu memberi penjelasan lewat Twitter @AyamEskom pada Selasa (8/5/2018).

Tulisan #gantipresiden tertulis di setruk adalah ulah oknum karyawan dan kami pihak manajemen tidak pernah menginstruksikan sama sekali tulisan itu,” demikian keterangan dari rumah makan Ayam Eskom, dilansir dari Detikcom, Selasa (8/5/2018).

Baca juga: Hanya untuk Teriakkan #2019GantiPresiden, Para Relawan Keluarkan Dana Segini

Pihak rumah makan lalu berencana memberhentikan oknum karyawan tersebut.

Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini,” lanjutnya.

Mereka juga menegaskan hal itu bukan kebijakan manajemen.

Tulisan #2019gantipresiden merupakan inisiatif oknum karyawan yang punya hak di mesin kasir, bukan dari pihak owner,” tutup pihak Ayam Eskom.

Menanggapi hal ini, penggiat media sosial Dede Budhyarto pun buka suara melalui akun Twitternya yang diunggah pada Selasa (8/5/2018).

Pria yang akrab disapa Kang Dede ini tampak meretweet kabar tagar yang muncul di struk tersebut dan klarifikasi dari pihak rumah makan.

Dede Budhyarto berharap agar tidak ada boikot terhadap Ayam Geprek Eskom ini.

@kangdede78: Semoga dalam hitungan bbrp jam kedepan tidak ada “Boikot” @AyamEskom

Tak hanya itu, Dede Budhyarto juga meminta inisiator gerakan #2019GantiPresiden politisi PKS Mardani Ali Sera untuk bertanggung jawab atas insiden itu.

@kangdede78: Sodara @MardaniAliSera anda berani TANGGUNG JAWAB??

Sementara itu, Mardani Ali Sera yang juga merupakan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) beberapa waktu lalu melakukan orasi dan menyerukan tagar #2019GantiPresiden.