Tak Disangka! Dokter Saksi Ungkap Alasan Jennifer Dunn Konsumsi Narkoba


SURATKABAR.IDDalam sidang lanjutan penyalahgunaan narkotika oleh Jennifer Dunn (Jedunn) yang kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (03/05/2018), seorang dokter bernama Dicky Oktrianda di tempat rehabilitasi didatangkan untuk menjadi saksi. Dokter tersebut mengungkapkan apa penyebab Jedunn (28) rela mengonsumsi narkoba. Menurutnya, hal itu justru terbentuk bukan karena terpengaruh oleh pergaulan.

Mengutip laporan OkeZone.com, Kamis (03/05/2018), Jennifer disebut menggunakan narkoba karena memiliki motivasi untuk kurus. Tak disangka, selain ingin kurus, Jennifer juga mengonsumsi narkoba sebagai pelarian untuk menghilangkan masalah-masalah yang menderanya.

“Ada menghindari, melupakan masalah dan buat diet,” tutur dr Dicky Oktrianda, dalam persidangan.

Mendengar kesaksian dari dokter Klinik Natura tersebut, Pieter Ell selaku kuasa hukum Jedunn tidak bisa banyak berkomentar. Pasalnya, ia tak mengetahui mengenai asessment yang dilakukan kliennya beberapa tahun lalu.

“Ya itu kan keterangan dokter. Tanyakan sama dokter,” komentar Pieter Ell.

Baca juga: Ayah dan Neneknya Foto Bareng Ibu Jennifer Dunn, Shafa Haris Ungkap Hal Tak Terduga!

Kecanduan Narkoba Golongan 1

Sebagaimana diketahui, Jennifer Dunn sempat menjalani rehabilitasi di Klinik Natura pada 23 April 2016. Rehabilitasi yang seharusnya berjalan selama 6 bulan, belakangan disepakati keluarga untuk dijalani selama 3 bulan saja. Sayangnya, dari 12 kali pertemuan yang harus dilakukannya, Jedunn hanya menjalankan rehab selama 7 kali.

Sementara itu, dari hasil observasi, istri siri dari Faisal Haris ini didiagnosis mengalami kecanduan narkoba golongan satu, atau dalam kategori sedang.

Bahkan salah satu saksi dari pihak Jennifer Dunn, dr Ilyas, selaku Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Cirebon menyampaikan bahwa Jedun seharusnya mendapatkan hak rehabilitasi dari hakim.

“Dari keterangan saksi yang terdakwa ajukan dan keterangan saksi yang diajukan jaksa tadi, fakta persidangan menunjukkan bahwa kelihatannya penasihat hukum optimis nanti putusan hakim adalah memberi rehabilitasi dan kemungkinan di bawah pengawasan instansi yang berwenang. Prediksinya begitu,” pungkas kuasa hukum Jennifer Dunn.

Adapun sidang lanjutan kali ini masih beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU). Melansir laman Grid.ID, Jedunn hadir dengan mengenakan busana bernuansa monochrome dengan kemeja putih yang dipadukan dengan celana panjang berwarna hitam.

Jedunn tampak segar dan cantik dengan polesan make-up warna nude pada wajahnya. Rambutnya yang panjang dijepit sebagian, sisanya dibiarkan tergerai. Bulu mata anti badai dan eyeliner terlihat menghiasi kelopak matanya. Blush on berwarna pink yang dipakainya membuat tampilan Jennifer Dunn terlihat lebih segar.

Saat awak media menanyakan kabarnya, Jedunn menjawab sambil melemparkan senyuman lalu menunduk dan terus berjalan cepat menuju ruang tahanan di pengadilan.

Ini merupakan ketiga kalinya Jennifer Dunn berurusan dengan polisi terkait narkoba. Sebelumnya, ia juga sempat dipenjara empat tahun akibat menggunakan dan memiliki sabu.

Atas perbuatannya, Jennifer Dunn kini didakwa dengan tiga pasal sekaligus yakni, Pasal 114 Ayat 1 subsider Pasal 112 Ayat 1 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar.