Tegas Bantah Tuduhan #GelangKode, Susi Ferawati: Ini Buat Zikir


    SURATKABAR.ID – Gelang yang melingkar di pergelangan tangan Susi Ferawati, sang pelapor intimidasi ketika mengikuti jalan santai pada acara car free day (CFD), Minggu (29/4) lalu, gencar disebut-sebut sebagai #GelangKode. Ia mengaku mengenakan gelang itu untuk keperluan berzikir.

    Menanggapi tuduhan tersebut, seperti yang diwartakan Detik.com, Susi Ferawati mengaku gelang itu telah ia kenakan sejak tahun 2017 lalu. Kesamaan gelang yang ia pakai bukan karena sengaja janjian dengan para pengunjung CFD lainnya.

    Nggak ada (janjian). Ini buat zikir. Saya ke mana-mana kalau jalan rasa khawatir ya dipakai buat zikir,” tutur Fera sembari menunjukkan gelang yang dipakainya tersebut ketika ditemui di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (3/5), dikutip dari Detik.com, Kamis (3/5/2018).

    Fera mengungkapkan bahwa gelang tersebut ia beli pada saat menjalani ibadah umrah. Adapun tempat ia membeli gelang tersebut adalah Toko Basma yang terletak di Madinah. “Saya kan, umrah tahun 2017. Jadi, gelang itu sudah saya pakai sudah dari tahun 2017.”

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, foto gelang yang melingkar di tangan Fera sama dengan gelang para relawan Joko Widodo (Jokowi) berkaus #DiaSibukKerja dalam acara CFD, termasuk salah satunya Stedi Repki Watung (37), pelapor insiden intimidasi dirinya.

    Baca Juga: Sambangi Polda Metro, Wanita Berkaus #DiaSibukKerja Ungkap Kronologi Persekusinya

    Tak hanya mereka berdua yang tertangkap kamera mengenakan gelang tersebut. Ada sejumlah orang yang mengenakan kaus dengan tagar #2019GantiPresiden di sekitar Fera juga diketahui mengenakan gelang serupa.

    Gelang tersebut pertama kali menjadi sorotan publik usai diungkapkan Mustofa ‘@NetizenTofa’ Nahrawardaya melalui sebuah stasiun televisi swasta. Mustofa menyebutkan bahwa gelang mereka memiliki kesamaan bentuk.

    Ia mengungkapkan gelang yang mereka pakai sama-sama berwarna coklat dengan bentuk biji-bijian. Tak lama kemudian, netizen mengunggah foto dari para tokoh partai pendukung Jokowi yang mengenakan gelang dengan bentuk dan warna seperti yang dijelaskan tersebut.

    Di sisi lain, pemilik akun Twitter @NetizenTofa tersebut mengungkapkan kecurigaannya terhadap gelang yang digadang-gadang merupakan #GelangKode. Pasalnya, ketika awal kedatangannya di CFD di kawasan Bundaran HI, ia mengaku tak sekali dua kali diajak orang tak dikenal untuk berfoto.

    “Kemarin, saya turun 09.00 WIB di CFD, saya curiga sebenarnya. Banyak orang minta foto di Bundaran. Mulai saya turun di depan Grand Indonesia sampai muter di pos polisi, banyak yang minta foto. Tapi saya curiga, saya tidak kenal mereka,” tutur Mustofa melalui sambungan telepon, Kamis (3/5).

    Pernah mengikuti tim pencari fakta untuk membongkar kasus kriminal, Mustofa mengaku kemampuan mengenali situasi di lingkungan. Pada saat itu ia berada tak jauh dari lokasi di mana Susi Ferawati dikerubungi warga dengan kaus #2019GantiPresiden. Ia sontak meningkatkan kewaspadaan.

    “Lalu mengajak bergeser-geser menuju ke depan jembatan Hyatt. Saya curiga karena di depan situ terjadi keributan Mbak Susi ini. Saya tidak kenal orang yang kibas-kibas duit dan korban ini. Dalam feeling saya, saya mesti hati-hati karena di situ ada ribuan orang bergerombol.”

    “Jadi saya tidak terpengaruh. Saya tetep foto-foto. Saya khawatir itu copet, atau pura-pura berkelahi, pura-pura sedang ramai-ramai, tahu-tahu dompet saya hilang, HP saya hilang,” ungkap Mustofa yang semakin curiga ketika didorong orang tak dikenal untuk masuk dalam frame video intimidasi Fera.

    “Kemungkinan ada yang ingin saya itu masuk ke dalam video Mbak Susi. Supaya saya masuk ke dalam video tersebut. Agar orang kaitkan saya dengan Muhammadiyah, lembaga saya. Dan juga PKS. Padahal saya bukan kader PKS,” ujarnya lebih lanjut.