Lama Tak Terdengar Kabarnya, Ki Joko Bodo Tampil Beda dan Beri Alasan Mengejutkan!

SURATKABAR.IDLama tak terdengar kabarnya, sosok paranormal Ki Joko Bodo kini tampil dengan gaya baru. Penampilan barunya ini menghebohkan publik.

Ki Joko Bodo kini telah memangkas rambut panjangnya dan menggantinya dnegan model rambut cepak. Bahkan Ki Joko Bodo juga mencukur habis kumis dan jenggotnya.

Paranormal yang identik dengan penampilan menyeramkan itu kini telah berubah total. Ki Joko Bodo kini juga mulai menggunakan pakaian berwarna cerah.

Hal ini tentu saja mengundang tanda tanya. Apa yang mendasari paranormal nyentrik ini mengubah penampilannya secara drastis?

“Aku rasa kalau penampilan berubah dalam artian, misalnya potong rambut, kan aku ini manusia biasa. Paranormal adalah manusia biasa. Jadi, hidup juga sama dengan orang-orang,” jelasnya saat ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dikutip dari Liputan6, Selasa (1/5/2018).

Baca juga: Tak Pernah Muncul di TV, Begini Kabar Afaf Junior Master Chef Sekarang

Rupanya, ada cerita spiritual yang membuat Ki Joko Bodo akhirnya memutuskan untuk memangkas habis rambut dan mengubah penampilannya.

Ditemui di kawasan Mampang, Jakarta, Selasa (1/5/2018), Ki Joko Bodo menuturkan kisah spiritualnya, sampai akhirnya memutuskan potong rambut.

“Jadi gini, ini masalah pengalaman spiritual, sebuah lorong waktu. Lorong waktu tuh dimana waktu itu sangat cepat, pernah ku coba, inikan percobaan ilmu,” katanya dilansir dari TribunSeleb, Rabu (2/5/2018).

“Ketika melihat pancuran air, kutunggu sampe warna pancuran tuh keruh, atau kuning. Aku bisa masuk ke alam antah berantah itu, tidak terlihat orang, itu namanya jenis (ilmu) panglimulan,” lanjut Ki Joko.

“Rambutku nih ketinggalan di situ, kesangkut disitu, kepalaku sakit banget. Nah kepalaku sakit, kok nggak sembuh-sembuh, aku minta tolong nek Profesor Jamudin, dia nyarankan potong rambut,” pungkas Ki Joko Bodo.

Meski begitu, Ki Joko Bodo tetap menjalankan pekerjaannya sebagai peramal dan paranormal.

“Ya karena kalau aku diminta orang (meramal) gimana. Diminta orang untuk minta tolong aku, silaturahmi masa aku tolak. Kan, silaturahmi tetap harus berjalan, seperti itu,” jelasnya

“Kan masih menjalankan. Salah dugaan kalau aku harus berhenti. Profesi apa pun dan di mana pun harus tetap berjalan, itu namanya profesi. Profesi itulah tesis hidup yang harus dipertahankan,” tandas Ki Joko Bodo.