Politisi PDIP Diciduk, Plt Bupati: Hukumlah yang Memutuskan


SURATKABAR.ID – Ketua Bidang Maritim DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Selly A Gantina memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja tim intelejen Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejari Kabupaten Cirebon atas penangkapan mantan Wakil Bupati Cirebon Tasiyah Soemadi Al Gotas pada Senin (30/4) siang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon tersebut, seperti dilansir dari laman JawaPos.com, ditangkap di Dusun Babadan, Pekalongan, Jawa Tengah. Atas keberhasilan penangkapan tersebut, Selly menyampaikan doa serta kesabaran kepada pihak keluarga Gotas dalam menerima proses hukum yang berlaku.

“Pertama, saya selaku Plt Bupati Cirebon berharap beliau (Gotas) bisa diberikan kesehatan selalu. Keluarganya bisa menerima keadaan seperti ini. Saya juga mengapresiasi tim Kejagung dan Kejari. Kalau berbicara tentang hukum, maka hukumlah yang memutuskan,” ungkap Selly ketika dikonfirmasi, Senin (30/4), dikutip dari JawaPos.com, Senin (30/4/2018).

Selly mengungkapkan, terkait tertangkapnya rekan satu partainya tersebut membawa keprihatinan mendalam secara kemanusiaan. Dan lebih lanjut, ia mengharapkan dengan adanya kejadian tersebut menjadi hikmah bagi pemerintahan dan juga masyarakat Kabupaten Cirebon untuk lebih bisa mengambil pelajaran.

Baca Juga: Prabowo Sindir Jokowi, PDIP: Pemimpin Itu Bicara Berdasarkan Prestasi Ya

“Saya harap ditangkapnya Pak Gotas ini tidak mengganggu kondusivitas di Kabupaten Cirebon. Secara kepartaian saya akan mendampingi beliau, namun secara institusi, saya serahkan kepada proses hukum,” tegas wanita berhijab tersebut.

Dan terkait status anggota kepartaian Gotas, Selly menegaskan, tidak peduli siapa pun kader PDIP yang terbukti terlibat dalam kasus korupsi, maka hak mereka sebagai anggota kepartaian akan dicabut. Tak hanya kasus korupsi semata, ia menyebutkan kasus asusila dan amoral lainnya menjadi perhatian utama partai berlambangkan banteng itu.

“Partai kami tegas. Siapa pun yang berurusan dengan korupsi pasti dipecat. Artinya, partai kami sangat menjunjung asas taat hukum. PDIP tidak tebang pilih, baik itu kader baru atau lama. Kalau bermasalah dengan hukum, pasti disanksi,” pungkas Selly dengan tegas.