Ikut Demo Hari Buruh, Amien Rais Sobek-Sobek Topeng Tenaga Kerja Asing


SURATKABAR.ID Masuknya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia termasuk dalam isu yang jadi sorotan dalam perayaan hari buruh 1 Mei 2018. Ketua Dewan Pertimbangan PAN Amien Rais yang hadir dalam demontrasi hari buruh yang digelar di depan Gedun DPR, Senayan, Jakarta Pusat juga menyoroti mengenai TKA tersebut.

“Tenaga kerja Indonesia saja masih kebingungan dalam bekerja, tapi berbondong-bondong buruh kasar asing didatangkan kesini,” kata Amien, Selasa (1/5/2018), dikutip dari tempo.co. Amien menambahkan jika TKA yang masuk ke tanah air jumlahnya mencapai ratusan ribu.

Pada demontrasi tersebut Amien juga melakukan aksi merobek topeng yang bergambar wajah tenaga kerja asing.

“Sobek-sobek topeng negara asing ini,” kata dia. Para pengunjuk rasa mengikuti Amien Rais dengan berteriak dan menyobek-nyobek topeng tenaga kerja asing tersebut.

Baca Juga:  Soal Masuknya Tenaga Kerja Asing, Prabowo: Utamakan Rakyat Kita

Unjuk rasa yang dihadiri sekitar 15 ribu buruh tersebut mengajukan tiga tuntutan. Pertama mereka menolak ada Perpres Nomor 20 tahun 2018 tentang tenaga kerja asing. Kedua, meminta pemerintah merevisi peraturan UU Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Terakhir, mereka menolak adanya PP Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan jika Perpres Nomor 20 tahun 2018 tentang tenaga kerja asing bertujuan untuk melindungi tenaga kerja nasional.

“Masyarakat sebaiknya memahami secara utuh perpres ini. Jangan sepotong-potong. Spiritnya justru untuk melindungi tenaga kerja kita,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/5/2018).

Moeldoko menjelaskan jika respon terhadap peraturan tersebut sangat rentan menjadi alat politik yang bertujuan untuk menyudutkan pemerintah. Oleh sebab itu, menurut Moeldoko, pemerintah akan terus melakukan sosialisasi guna meluruskan informasi mengenai Perpres tersebut.

“Sehingga tak perlu dibawa ke ranah pansus DPR dan uji materi Mahkamah Agung,” ujarnya.