Edan! Usai Habisi Nyawa Istri, Si Pelaku Malah Santai Tenteng Kepala Korban Jalan-Jalan


SURATKABAR.ID – Pertikaian dalam kehidupan berumah tangga merupakan hal yang biasa terjadi dan bisa menghampiri siapa pun. Itu menjadi bumbu pernikahan yang seharusnya bisa dijadikan penumbuh cinta antara suami dengan istri jika keduanya mau sama-sama belajar. Namun tidak dengan pria ini.

Pria berusia 31 tahun bernama Zhang ini, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhanyang telah menghabisi nyawa pasangannya sendiri dengan cara memenggal kepala, usai mereka berdua terlibat dalam pertikaian rumah tangga.

Yang mengerikan, ia bahkan dengan tenangnya membawa-bawa penggalan kepala sang istri keluar flat. Aksi menggegerkan tersebut berhasil tertangkan kamera pengawas di salah satu jalan, tepat ketika tersangka hendak membuang potongan kepala istrinya di unit pembuangan limbah terdekat.

Insiden terjadi di Desa Kangle, Tiongkok Selatan tersebut, dilansir Tribunnews.com dari Mirror pada Sabtu (28/4/2018), akhirnya terkuak usai ada dilaporkan dari seorang pekerja sanitasi yang kebetulan menemukan kepala korban.

Selanjutnya, pihak berwenang berhasil menemukan tubuh tanpa kepala dari seorang wanita berusia 28 tahun tergeletak di dalam flat pasangan suami istri yang diketahui merupakan penduduk asli dari Pemerintah Provinsi Hebei Utara.

Baca Juga: Ngeri! Situs Pembantaian 140 Bocah Ditemukan, Fakta di Baliknya Bikin Tercengang

Terlihat dengan jelas dalam rekaman CCTV, Zhang yang melangkah keluar dari pintu depan flatnya sambil di tangan kirinya menenteng kepala istri sendiri. Terlihat tersangka berjalan ditemani oleh seorang pria tak dikenal. Keduanya berjalan menyusuri gang.

Hal yang sangat mengejutkan adalah, pada waktu kedua orang tersebut berjalan santai dengan kepala korban di tangan tersangka, tak satu pun orang di gang terlihat peduli dan memperhatikan barang di tangan tersangka yang berupa penggalan kepala.

Pria diduga tersangka berjalan membawa penggalan kepala

Menurut laporan yang dikumpulkan, kepala korban diambil pihak berwenang dari stasiun transfer. Kemudian mereka membawanya pergi dengan menggunakan kotak kardus. Hingga berita diturunkan, proses investigasi kasus tersebut masih terus berlanjut.

Tubuh korban tanpa kepala ditemukan di dalam flat