Madrasah Masjid Kowloon, Tempatnya Anak-Anak Belajar Al Quran di Hong Kong


Foto: Detik

SURATKABAR.ID – Ada beberapa masjid di Hong Kong yang mengadakan aktivitas keagamaan untuk umat muslim. Sama seperti di Indonesia, sebuah masjid di Hong Kong juga menyediakan pendidikan madrasah untuk anak-anak belajar Alquran.

Madrasah tersebut berada di Masjid Kowloon, Jalan Nathan, Hong Kong. Setiap hari tidak kurang dari 260 anak laki-laki maupun perempuan datang ke masjid dengan tujuan belajar Alquran.

Madrasah ini sendiri memiliki 7 orang guru pengajar tentang Alquran. Tak hanya memberi anak-anak pemahaman tata cara yang baik dalam membaca Alquran namun madrasah juga mendidik anak-anak untuk menjadi hafiz.

“Kita mengajarkan Alquran, studi islam untuk anak-anak. Saya rasa tempat kita ini lebih baik,” kata Sekretaris Komunitas Muslim Hong Kong, Saeed Uddin ketika berbincang di Masjid Kowloon, Jalan Nathan, Hong Kong, Rabu (25/4/2018).

Seperti dilansir dari Detik.com, madrasah itu terletak di lantai dua masjid. Di sana disediakan pula karpet serta meja kecil bagi anak-anak untuk belajar Alquran.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Inilah Orang Indonesia Pertama yang Jadi Imam Masjidil Haram

Masjid Kowloon tak hanya menyediakan madrasah, namun juga mengadakan aktivitas keagamaan lainnya seperti kajian keislaman. Imam yang telah ditunjuk oleh masjid pun menyajikan berbagai topik mengenai Islam. Tak hanya umat muslim, seluruh pengunjung bisa belajar tentang Islam di masjid ini.

“Kita juga banyak menerima turis datang ke sini untuk mengenal tentang islam, kita berdakwah, kita dakwah setiap hari, setiap pagi banyak orang yang ingin mengenal islam dan ada dua imam yang menunturlt mereka dalam bahasa Inggirs atau China. Ini merupakan tempat yang sangat penting. Banyak pengunjung datang ke sini,” Saeed menerangkan.

Foto: Detik

Masjid Kowloon adalah salah satu dari sejumlah masjid tertua yang ada di Hong Kong. Ada 20 staf di masjid tersebut untuk mengurusi aktivitas keagamaan serta berbagai fasilitas masjid. Di antaranya ada 3 orang yang merupakan imam masjid.

Masjid ini mampu menampung kurang lebih 3.000-3.500 jemaah yang datang dari seluruh penjuru dunia. “Semua negara, kita punya Muslim China, Pakitsan, Indian, Indonesian, Malaysian, Arab, Iranian, Turki,” tutur Saeed.