Terpaksa Layani Suami Saat Hamil Besar, Langsung Syok Ketika Dokter Beritahu Kondisi Bayinya


SURATKABAR.ID – Menjaga kehamilan merupakan tanggung jawab pasangan suami istri. Terlebih jika dokter mengatakan bahwa ada masalah dengan kehamilan atau janin yang dikandung.

Sayangnya, tak semua orangtua bertanggung jawab. Ada pula yang lalai karena hal-hal tak terduga. Akibatnya bisa saja fatal dan mengerikan.

Dilansir tribunnews, Selasa (24/4/2018) lalu, seorang wanita bernama Bai Yun telah memiliki seorang anak perempuan. Ia melahirkan secara caesar.

Setahun kemudian, ia ternyata hamil lagi. Saat usia kandungannya 2 bulan, Bai Yun memeriksakan diri ke rumah sakit. Saat itu, dokter mengatakan bahwa ada bekas luka akibat operasi caesar sebelumnya.

Meski begitu, lukanya tak terlalu besar, sekitar 10 mm. Dokter hanya berpesan agar Bai Yun menjaga makanan dan melakukan pemeriksaan rutin sesuai jadwal.

Baca juga: Tak Sengaja Anaknya Tertendang, Bapak Ini Malah Balas Tendang Bocah

Bai Yun dengan patuh mendengarkan nasehat dokter. Ia memilih makanan sehat dan selalu berhati-hati dalam melakukan apapun. Ia tak ingin ada masalah dengan kehamilannya kali ini.

Namun, saat usia kehamilannya 5 bulan, sang suami pulang dalam keadaan mabuk. Suaminya juga meminta agar Bai Yun melayaninya, karena tak tahan sudah berbulan-bulan tak melakukan hubungan suami istri.

Karena berpikir kandungannya sudah 5 bulan, Bai Yun pun memenuhi permintaan suaminya. Tak disangka, dua hari kemudian, ia merasa mual dan pusing, serta pendarahan ringan.

Khawatir dengan kondisi kandungannya, Bai Yun akhirnya langsung ke rumah sakit. Dokter melakukan pemeriksaan dengan seksama, hasilnya sangat mengejutkan bagi Bai Yun dan sang suami.

Ternyata, apa yang mereka lakukan menyebabkan air ketuban pecah sebelum waktunya. Sehingga janin tersebut harus segera dikeluarkan dengan cara operasi.

Meski kondisi ini tak mengancam nyawa sang ibu, nyawa bayi dalam kandungannya tak bisa diselamatkan. Untungnya, rahim Bai Yun tak mengalami kerusakan.

Namun, dokter dengan tegas mengingatkan bahwa mereka baru boleh memiliki anak lagi 3 tahun setelah operasi dilakukan. Jika tidak, kondisinya mungkin bisa lebih buruk dari ini.

Suami Bai Yun pun sangat menyesalkan perbuatannya. Hanya karena pulang dalam keadaan mabuk, hampir saja ia kehilangan orang yang dicintainya.