Viral di Medsos! Rekaman Ini Diduga Bahas Fee Proyek Pertamina dan PLN


SURATKABAR.ID – Pengguna media sosial Instagram tengah dibuat heboh dengan beredarnya sebuah rekaman yang diduga membahas fee proyek.

Dalam rekaman yang beredar, terdengar pembicaraan seorang wanita dan pria. Keduanya di duga tengah berbincang melalui sambungan telepon.

Rekaman viral ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @walikota_parung, Jumat (27/4/2018) kemarin.

Dashyaaatttt…!!!! Mau kelanjutanhya? Om butuh 1000 likes #MafiaMigas #RIwayarpertaminakiNI,” tulis akun tersebut sebagai caption, dilansir detik.com.

Unggahan akun ini sebenarnya merupakan sebuah video berisi rekaman percakapan. Namun, cover yang diperlihatkan adalah tulisan Rini Soemarno dan Sofyan Basir. Bahkan, nama Pak Ari disebut-sebut dalam rekaman.

Baca juga: Babak Baru Setnov, Kebingungan Saat Ditanya Pingsan atau Tidur Setelah Kecelakaan?

Berikut sekilas pembicaraan diantara pria dan wanita yang diduga Rini Soemarno dan Sofyan Basir tersebut:

Pria (P): Kemarin gini. Saya juga kaget kan Bu, saya mau cerita sama Ibu, beliau kan panggil saya, pagi kemarin kan saya baru pulang.
Wanita (W): Ya, ya, kemarin ngomong sama bapak kemarin, yang penting gini lah, udah lah yang seharusnya ngambil ini Pertamina sama PLN, jadi dua-duanya punya saham lah pak, saya bilang begitu
P: Dikasih kecil kemarin saya bertahan Bu, ya kan, beliau ngotot
W: …Sama PLN…
P: PLN. Waktu itu kan saya ketemu Pak Ari juga bu, saya bilang Pak Ari mohon maaf, masalah share ini kita duduk lagi lah Pak Ari. Ibu setuju bu
W: Saya terserah bapak-bapak lah, saya memang kan konsepnya sama-sama Pak Sofyan.
P: Betul

Postingan ini mendapat beragam tanggapan dari netizen pengguna Instagram. Tak sedikit yang meminta Jokowi untuk menindak lanjuti isi rekaman tersebut.

“Pak @jokowi , coba ini dicek kebenerannya. Kalo emang bener bapak tau siapa yang mesti ditindak,” kata akun @triesetia_.

Namun, ada pula akun yang mengatakan bahwa rekaman ini belum diketahui kebenarannya dan meminta agar netizen tak terpancing emosi.

Masi belum bisa dpastikan keabsahan rekamannya….jgn kpancing emosi dlu….maklum jelang pilpres….kita harus berpikir bijak juga sebelum tahu kebenarannya,” tulis @jepri_wirylya.

Sementara itu, dilansir detik.com, pihak Kementerian BUMN dan PLN belum memberikan keterangan terkait beredarnya rekaman ini.