Walah! Undang 200 Orang, Pengantin Wanita Lihat Kejanggalan Saat Berbincang dengan Teman Sang Suami


SURATKABAR.ID – Pernikahan sejatinya menjadi momen paling membahagiakan. Demikian juga pesta resepsi yang digelar untuk membagi kegembiraan dan keceriaan dengan para tamu undangan. Namun pengalaman pahit justru harus dirasakan seorang pengantin wanita saat hari bahagia tersebut.

Dilansir dari Tribunnews.com, Kamis (4/5/2017), publik Tiongkok ramai memperbincangkan pernikahan seorang pria yang diketahui bernama Wang Wang dengan wanita bernama Xiao Liu. Untuk pesta resepsi, sang pengantin pria mengaku mengundang 200 orang yang merupakan teman terdekatnya.

Namun sesuatu yang aneh tertangkap sang pengantin wanita ketika pesta resepsi dimulai. Pasalnya, dalam acara tersebut ia tak dapat menemui orangtua Wang. Yang membuatnya semakin curiga, ketika saudara Liu bertanya, si pengantin pria terus menerus mengatakan orangtuanya akan segera tiba.

Kecurigaan Liu semakin bertambah ketika usai prosesi acara pernikahan ia mencoba berbaur dengan para tamu undangan. Termasuk dengan teman-teman sang suami. Ia pun bertanya bagaimana mereka bisa mengenal pria yang kini telah menjadi suaminya.

Jawaban yang keluar dari mulut tamu undangan tersebut terdengar sangat aneh. Mengaku sebagai teman, namun tak satu orang pun yang bisa menjawab dengan tegas ketika mendapat pertanyaan teman dari mana. Dan saat itulah fakta mengejutkan terkuak!

Baca Juga: Pasangan Muda Langgeng Pacaran Sejak SD Sampai Lulus SMA Bareng, Kisahnya Viral

Usut punya usut, sebanyak 200 orang yang diundang Wang ternyata hanyalah tamu sewaan. Diberitakan media lokal, China News, Wang rupanya mencari 200 orang melalui media sosial untuk kemudian menyewa mereka sebagai tamu di pesta pernikahannya dengan upah 80 Yuan atau Rp 150 ribu.

Menurut pengakuan salah seorang tamu, orang-orang yang kebanyakan berstatus sebagai pelajar dan sopir taksi ini diminta Wang menjadi tamu palsu dan membiarkan mereka menikmati hidangan serta memberikan sejumlah uang sebagai bayarannya.

Wang dan Liu sebenarnya telah menjalin hubungan asmara selama 3 tahun. Namun ada perbedaan strata sosial yang membuat Wang  merasa malu jika harus mendatangkan orangtua dan karib kerabat yang berasal dari keluarga miskin. Ia mengaku cemas jika mertuanya mengetahui kebenaran tersebut.

Liu sendiri mengaku bahwa Wang tak pernah menunjukkan sikap aneh. Ia juga membenarkan adanya tingkatan sosial yang berbeda di antara keluarga mereka. Namun hal tersebut tidak membuat Liu urung melaporkan kasus kepada pihak kepolisian.

Di depan polisi, Wang mengungkapkan sang ayah tidak menyetujui pernikahan mereka. Fakta tersebut tentu membuat Liu geram. Pasalnya mereka telah berkencan selama bertahun-tahun, dan Wang tak sekalipun menceritakan kebenaran yang ada.

Kasus Wang membuat publik terheran-heran. Bagaimana mungkin Wang yang mengaku sebagai anak dari keluarga miskin tersebut sanggup menyewa 200 orang untuk menjadi tamu palsu dalam hari pernikahannya dengan Liu.