Cerita Anies Baswedan Merinding Saat Cium Botol Berisi Janggut Rasulullah SAW


SURATKABAR.ID – Pada Jumat (20/04/2018), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mencium sebuah botol bening berisi janggut Nabi Muhammad atau Rasulullah SAW. Momen tersebut dialaminya saat berkunjung ke Turki. Saat itu, tak hanya Anies saja yang ada. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, juga mencium botol bening tersebut. Bagaimana ceritanya?

Anies menuturkan pengalamannya tersebut melalui akun Instagram-nya, @aniesbaswedan, pada Sabtu (21/04/2018). Mengutip laporan Kompas.com, Minggu (22/04/2018), Anies bercerita, seusai shalat jumat bersama di Masjid Ayyub al-Anshari, dia dan Presiden Erdogan masuk ke ruang kecil dekat makam sahabat Rasulullah SAW, yakni Abu Ayyub al-Anshari, yang berada di kompleks masjid tersebut.

“Di ruangan itu hanya ada sekitar 20 orang. Presiden Erdogan berada di tengah dan saya duduk di sampingnya,” tulis Anies pada keterangan fotonya.

Kemudian Presiden Erdogan membaca Surat Yaasiin yang diikuti Anies dan yang lainnya. Beberapa orang imam di ruangan itu selanjutnya melantunkan ayat suci Al Quran secara bergantian selama hampir satu jam.

Momen Merinding yang Luar Biasa

Saat ayat suci Al Quran dilantunkan, Anies mengungkapkan seorang imam menunjukkan sebuah barang yang dibungkus lebih dari 10 lapis kain berwarna hijau dan putih.

Baca juga: Yakin Seratus Persen, Seorang Pakar Politik Mengamini Duet Anies-Gatot Bakal Gulingkan Jokowi

“Ternyata yang dibungkus itu adalah sebuah botol kecil yang kacanya amat bening dan di dalamnya terlihat sehelai rambut,” ujar Anies.

Botol tersebut lalu diletakkan di meja kecil di depan Presiden Erdogan. Usai rangkaian pembacaan Al Quran dan dzikir dilafalkan, Presiden Erdogan lantas mencium botol tersebut, seperti dilansir dari laman TribunNews.com.

“Presiden Erdogan lalu memegang botol itu dan menciumnya. Kemudian ia berikan botol itu pada saya. Saya pun menciumnya. Semua masih hening, suasananya menggetarkan. Bulu kuduk terasa berdiri; apapun sebabnya tapi faktanya adalah terasa merinding,” tutur Anies mengisahkan pengalamannya.

Menurut Anies, sehelai rambut rambut di dalam botol itu ternyata merupakan janggut Rasulullah SAW.

“Tahukah apa isinya? Botol yang bening itu menyimpan sehelai rambut dari janggut Rasulullah SAW. Siang itu, kami berdua yang berkesempatan untuk menciumnya,” sebutnya.

Anies mengklaim pengalamannya tersebut merupakan momen luar biasa yang pernah dirasakannya.

Sebelumnya, seperti dikutip dari laporan Detik.com, Anies terbang ke Casablanca, Maroko, pada Senin (16/04/2018) malam. Ia datang ke kota itu untuk memenuhi undangan Wali Kota Casablanca Abdelaziz El Omari dalam rangka berpartisipasi dalam ‘The Third Edition of Smart Cities African Casablanca 2018′.

Sedangkan di Turki, Anies dijadwalkan menjalani sejumlah agenda, di antaranya memenuhi undangan Wali Kota Istanbul Mevlüt Uysa, hingga kunjungan lapangan ke ISKI (Istanbul Water & Waste Management).

Anies juga akan melakukan pertemuan dengan Tesisleremiz atau Department of Support Services atau Social Facilities, yakni dinas atau BUMD Istanbul yang menangani fasilitas sosial atau KUKM. Anies juga dijadwalkan ke KJRI Istanbul untuk bertemu dengan pelajar Indonesia di Turki.

Selesai shalat Jumat, kami berjalan masuk ke ruang kecil dekat Makam Abu Ayyub al-Anshari. Di ruangan itu hanya ada sekitar 20 orang. Presiden Erdogan berada di tengah dan saya duduk di sampingnya. . Di ruang kecil itu, kami duduk dengan tenang dan khusyuk. Lalu Presiden Erdogan memulai dengan membaca Surat Yaasiin dan kami ikut membaca. Setelah itu beberapa orang imam di ruangan melantunkan ayat suci Al-Quran secara bergantian selama hampir satu jam. . Sembari para imam dan qari’ melantukan ayat-ayat suci, seorang imam menunjukkan suatu barang yang dibungkus kain berlapis. Saya perhatikan ada lebih dari 10 lapis kain berwarna hijau dan putih yang dipakai sebagai pembungkus. . Ternyata yang dibungkus itu adalah sebuah botol kecil yang kacanya amat bening dan di dalamnya terlihat sehelai rambut. Botol itu kemudian diletakkan di meja kecil depan Presiden Erdogan, persis di samping tempat saya duduk. . Setelah rangkaian pembacaan Al-Quran itu berakhir, seorang Imam memimpin doa yang diamini oleh semua dan dipungkasi dengan Presiden Erdogan melantunkan Al-Fathihah & beberapa ayat pembuka Al-Baqarah sebagai penanda bahwa dzikir selesai. . Presiden Erdogan lalu memegang botol itu dan menciumnya. Kemudian ia berikan botol itu pada saya. Saya pun menciumnya. Semua masih hening, suasananya menggetarkan. Bulu kuduk terasa berdiri; apapun sebabnya tapi faktanya adalah terasa merinding. . Tahukah apa isinya? Botol yang bening itu menyimpan sehelai rambut dari janggut Rasulullah SAW. Siang itu, kami berdua yang berkesempatan untuk menciumnya. . Sebuah pengalaman luar biasa. Itu semua terjadi tanpa direncanakan; Allah Sang Maha Pengatur mentakdirkan semua itu terjadi di sebuah masjid yang dekat dengan sejarah perjuangan, Masjid Eyup Sultan. . Fabiayyi ‘aalaa’i rabbikumaa tukadzdzibaan… . Atas kebaikan Dubes Turki untuk Indonesia, HE Mehmed Kadri Sander Gurbuz, momen tak terlupakan ini beliau abadikan gambarnya, tepat setelah selesai dzikir. . *ABW

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on