Sebelum Habisi Nyawa Mantan, Tukang Parkir Ini Sempat Bikin Status Mengerikan di Facebook


SURATKABAR.ID – Warga Martapura digegerkan dengan penemuan sosok terapis cantik yang bekerja di salah satu salon di Banjarbaru, SMN (21), dengan darah yang berlumuran karena luka tusukan memenuhi hampir sekujur tubuhnya.

Diwartakan oleh Tribunnews.com, tragedi tersebut berawal mula dari kecemburuan sang mantan kekasih, AS (21) melihat SMN yang sudah menjalin hubungan percintaan dengan pria lain usai putus dengan dirinya tiga bulan lalu.

Adapun akun media sosial Facebook dengan nama AS, menurut hasil pantauan, terlihat selalu memasang foto berdua dengan sang kekasih sebagai foto profil. Bahkan unggahan akun tersebut dipenuhi dengan foto-foto SMN.

Postingan terakhir pada 12 Mei 2017 silam. Saat itu AS menuliskan sebuah status yang menyebut tentang topeng. “Jika kau ingin melihat apa yang ada dibalik topengku, itu tidak akan mudah,” demikian bunyi unggahan terakhir AS, dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (18/4/2018).

Unggahan tersebut sontak dibanjiri berbagai komentar dari warganet. Kebanyakan mengecam perbuatan AS terhadap sang mantan kekasih yang dinilai sangat keji tersebut. Bahkan ada yang menuliskan ancaman pada pelaku.

Baca Juga: Pasangan Bocah SMP di Bantaeng Batal Menikah, Ini Penyebabnya

 “Sudah tebuka topeng nya, di balik topeng nya org murtad,” seloroh Ysfianda Corleone.

Dbalik jeruji besi kah,” tulis akun dengan nama Tuanku Bagindo Adin tak mau kalah.

Amun keluar penjara ikamkubunuh,” komentar akun Deli Rudiansyah.

Gila kalo lahh,” celetuk Lia Lia menanggapi postingan AS pada 12 Mei 2017 tersebut.

Menurut pengakuan pelaku ketika ditemui dalam press release yang digelar di Polsek Kota Banjarbaru bersama Polres Banjarbaru pada Selasa (17/4) kemarin, mereka telah menjalin hubungan sebagai kekasih selama hampir satu tahun. Namun putus tiga bulan lalu.

Korban, SMN yang merupakan terapis di Hafabi Salon memutuskan hubungannya dengan AS. Pelaku pun mencurigai sang mantan memiliki kekasih baru atau sedang dekat dengan pria lain sebelum putus dengannya.

Dan kecurigaan pelaku terbukti. Tak lama usai mereka putus, korban mengunggah foto bersama pria lain yang diduga tengah dekat dengan SMN. Karena cemburu, AS yang masih sangat cinta meminta korban menghapus foto tersebut dari akun Instagram.

Permintaan pelaku dikabulkan. Namun korban justru memasang fotonya berdua dengan pria lain di WhatsApp. Emosi AS memuncak lantaran cemburu buta, di mana mantannya sudah memiliki kekasih, sementara dirinya masih sendiri. Ia pun merencanakan untuk menghabisi nyawa mantan kekasihnya.

Dengan modal pisau dapur, pelaku melancarkan niatannya. Ia mengirim pesan chat dan meminta korban keluar untuk menemuinya. “Keluar setumat, hendak duit kah.” Begitu korban menemuinya, pelaku langsung menghujaninya dengan tusukan menggunakan pisau di sekujur tubuhnya hingga tewas.

Kasatreskrim Polres Banjarbaru AKP Sudarno didampingi Kapolsek Banjarbaru Kota Kompol Purbo Raharjo membenarkan kasus tersebut didasari kecemburuan pelaku terhadap korban. “Iya, motidnya karena percintaan. Dan dalam waktu 30 menit pelaku berhasil kita bekuk,” jelas AKP Sudarno.

Pelaku yang diketahui merupakan tukang parkir di Pasar Martapura ini mengaku tidak mendapat restu dari keluarga korban untuk menjalin hubungan asmara dengan SMN. “Putus karena tidak direstui dari keluarga biniannya,” ujar AS.