Pria Kikir Telan Koin Emas Sebelum Meninggal, Ketika Perut Dibedah Hal Mengerikan Terjadi pada Jenazahnya


SURATKABAR.ID – Setiap perbuatan seorang manusia akan mendapat balasan yang setimpal. Perbuatan baik tentu akan dibalas dengan kebaikan, begitu pula sebaliknya.

Kisah kali ini disampaikan oleh seorang ulama yang cukup terkenal di Arab Saudi, Syaikh Manna’ Al Qaththan. Dia pernah menjadi Ketua Mahkamah Tinggi di Riyadh dan dikenal dengan karyanya yang fenomenal, Mabahits fi Ulumil-Qur’an.

Dilansir tribunnews.com, Oktober 2017 lalu, Syaikh Manna’ menyebutkan bahwa kisah ini terjadi saat ia masih remaja. Kala itu, ia masih menjadi seorang anak nakal.

Menurutnya, saat itu di sebuah desa di Kerajaan Arab Saudi hidup seorang saudagar kaya raya yang terkenal sangat bakhil alias pelit. Meski hartanya melimpah, ia sama sekali tak mau berbagi dengan tetangga maupun saudaranya.

Bahkan, ia enggan menyantuni kaum miskin ataupun mengasihi anak yatim. Ia tak ingin hartanya dinikmati oleh orang lain.

Baca juga: Manusia Bisa Membaca Pikiran Melalui Mata Sejak Bayi, Ini Buktinya!

Hingga suatu hari, saudagar kikir ini jatuh sakit. Para tetangga tak ada yang mau membantu atau menjenguknya karena sikap saudagar tersebut.

Kala itu, yang mau datang hanyalah Syaikh Manna’ muda. Kepedulian ini membuat Manna’ tahu apa saja yang dilakukan saudagar tersebut menjelang detik terakhir hidupnya. Ia pun menyadari bahwa si saudagar benar-benar pelit hingga terbutakan mata hatinya.

Dalam kondisi sakit parah, si saudagar menelan satu persatu hartanya yang berbentuk koin emas. Ia melakukan ini agar harta miliknya tak jatuh ke tangan orang lain. Bahkan, ia berniat membawa harta bendanya hingga liang kubur.

Tak lama kemudian, saudagar ini meninggal dunia. Warga yang memandikannya sempat kebingungan karena jenazahnya sangatlah berat.

Orang ini terlihat sudah tidak terlalu gemuk tapi kok berat sekali ya,” bisik salah seorang tetangga.

Manna’ hanya bisa diam, meski tahu bahwa si saudagar telah menelan koin emas dan kini tertimbun di perutnya.

Setelah dimakamkan, Manna’ kembali ke rumahnya. Namun, malam harinya ia kembali ke pemakaman. Ia membongkar makam saudagar tersebut dan berniat mengambil koin emasnya.

Setelah berhasil membelah perut si mayat, Manna’ bisa melihat koin emas itu. Namun, saat menyentuh koin emas itu, Manna’ malah merasakan sengatan listrik yang amat dahsyat.

Mengalami hal ini, Manna mengurungkan niatnya. Ia menutup kembali kuburan tersebut. Segera setelahnya, ia bertaubat karena menyadari besarnya kuasa Sang Pencipta.

Kadang-kadang, setrumnya masih terasa.” ujarnya saat mengisahkan kembali pengalaman tersebut.