Membanggakan! Suami-Istri Italia Promosikan Seni Budaya Suku Asmat


SURATKABAR.ID – Suku Asmat tak hanya mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo dan rombongannya saja pada pekan ini. Diketahui, selama beberapa hari ini rombongan Jokowi mengunjungi wilayah mereka di Provinsi Papua. Sudah tahu, belum? Nun jauh di Eropa sana, tepatnya di Italia, budaya suku Asmat ini juga mendapat perhatian spesial.

Melansir laporan Viva.co.id, Sabtu (14/04/2018), pasangan suami istri asal Italia—Giorgio Azzaroli dan Mariangela Fardella dengan bangga mempromosikan kekayaan budaya suku Asmat yang terkenal unik dan eksotik. Pasangan ini memelopori pameran dan seminar bertajuk “ASMAT: Sostenere la Sopravvivenza della Loro Arte e Cultura”, yang artinya Upaya Melestarikan Seni dan Budaya Asmat.

Bertempat di Museo delle Culture (MUDEC) / Museum Kebudayaan, Kota Milan, pameran dan seminar mengenai budaya Asmat ini mengundang perhatian sekitar 50 peminat seni dan pecinta Indonesia dari berbagai kalangan di Italia pada 12 April waktu setempat. Demikian seperti yang diungkapkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma hari ini.

Mariangela Fardella ialah warga Italia yang pernah tinggal di Indonesia pada masa kecil hingga remaja. Sedangkan sang suami, Giorgio Azzaroli, merupakan petualang dan antropolog yang mendalami seni budaya Asmat.

“Kami berdua tertarik mendalami seni budaya Asmat karena memiliki makna spiritual yang tinggi,” imbuh Mariangela dalam acara diskusi yang dipandu oleh kurator seni Giorgia Barzetti.

Baca juga: Heboh! Ditemukan Potongan Tulang Jari Manusia di Gurun Nefud, Peneliti Ungkap Hal Mengejutkan

Selain menginisiasi pameran ini, pasangan Azzaroli-Fardella juga menggalang dana untuk membiayai guru seni rupa Asmat yang terkemuka melaksanakan pengajaran di berbagai sekolah.

Apresiasi dari Pemerintah

“Kami berharap seni budaya Asmat dapat dilestarikan dengan baik,” tambah Mariangela.

Charles Hutapea selaku pejabat KBRI Roma saat mewakili Duta Besar RI untuk Italia di acara tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Museum dan kolektor mengenalkan seni budaya Asmat kepada masyarakat Italia.

“Pemerintah RI sendiri saat ini tengah meningkatkan pembangunan infrastruktur di Papua, khususnya Kabupaten Asmat, demi terwujudnya akses taraf hidup yang lebih baik bagi masyarakat setempat. Bahkan, hari ini, Presiden RI tengah berada di Asmat guna meninjau proyek pembangunan di sana,” tukas Charles dalam bahasa Italia. Ujaran ini disambut hangat oleh hadirin.

Kegiatan itu adalah bagian dari pameran seni budaya Asmat yang diselenggarakan MUDEC dengan tema “Eravamo Cacciatori di Teste” atau “Dahulu Kami adalah Pemburu Manusia”.

Sejumlah 130 artefak berupa patung, senjata, perlengkapan ritual serta peralatan sehari-hari suku Asmat koleksi Museum MUDEC maupun kepunyaan kolektor seni Mariangela Fardella dan Giorgio Azzaroli dipamerkan untuk umum sejak 27 September 2017 hingga 8 Juli 2018 mendatang.