Terseret Kasus Bank Century, Boediono: Saya Menyerahkan Semuanya kepada Para Penegak Hukum

    SURATKABAR.IDMantan Wakil Presiden Boediono tak banyak memberikan tanggapan tentang keputusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menetapkannya sebagai tersangka.

    Boediono memang disebut-sebut terlibat dalam kasus Bank Century ketika dirinya menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).

    Boediono hanya pasrah dan memberi tanggapan singkat. Dirinya menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada penegak hukum.

    “Kalau mengenai masalah aspek hukum, saya menyerahkan semuanya kepada para penegak hukum. Saya sepenuhnya percaya pada kearifan beliau-beliau ini,” kata Boediono dalam acara Dies Natalis Ketiga Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (UI) di Depok, dikutip dari Republika, Jumat (13/4/2018).

    Baca juga: KPK Akan Segera Tetapkan Boediono Sebagai Tersangka Korupsi Bank Century

    Boediono tak memberikan tanggapan soal putusan PN Jakarta Selatan yang meminta KPK untuk menaikkan statusnya sebagai tersangka.

    Guru besar Universitas Gadjah Mada itu memberi isyarat tak mau berkomentar. Dia kemudian berlalu menuju mobilnya.

    Soal putusan praperadilan ini, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan pihaknya masih mempelajari putusan yang diketok pada Senin (9/4/2018) itu. KPK akan menindaklanjuti putusan dengan lebih dulu memanggil ahli.

    “Nanti kita pelajari dulu, ini baru dua hari. Kita bahas dulu, kita panggil ahli dulu. Ada urutan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan, red), dilakukan penyelidikan dulu. Kalau sudah ada dua alat bukti, baru dinaikkan tersangka,” kata Basaria dikutip dari Detikcom, Kamis (12/4/2018).

    Basaria menegaskan KPK menentukan status hukum seseorang selalu didasari alat bukti yang cukup. Karena itu, KPK menangani kasus secara cermat.

    Sebelumnya, putusan PN Jaksel mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) terkait kasus Bank Century. Hakim tunggal Effendi Mukhtar memerintahkan KPK untuk melanjutkan penyidikan kasus skandal Bank Century.

    Salah satunya, KPK juga diminta untuk menetapkan status tersangka terhadap mantan wakil presiden Boediono, yang saat itu menjabat sebagai gubernur Bank Indonesia, serta beberapa rekannya.