Dukung Prabowo, Amien Rais Sebut Jokowi Mulai Turun Pamor


SURATKABAR.ID – Menurut Amien Rais selaku Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), para ulama dan habib yang tergabung dalam barisannya akan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Selain menandaskan klaim tersebut, mantan Ketua MPR periode 1999-2004 ini juga menegaskan, dukungan PA 212 tak mengarah pada calon presiden petahana Joko Widodo.

“Saya enggak bisa mengatasnamakan (PA 212). Tapi sepertinya para ulama dan habib PA 212 sudah jelas (dukung Prabowo). Saya enggak mendahului, cuma arahnya bukan ke Pak Jokowi,” beber Amien usai mengikuti gerakan Indonesia salat subuh di Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (13/04/2018). Demikian seperti dikutip dari laporan CNNIndonesia.com hari ini.

Pamor Jokowi Menurun

Ditambahkan Amien, belakangan ini pamor Jokowi juga kian menurun. Menurut penilaian pria kelahiran 26 April 1944 (73 tahun) tersebut, ada kesalahan bertubi-tubi yang dilakukan Jokowi dan kubunya. Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengungkapkan, saat ini masyarakat makin cerdas dan mengetahui kesalahan tersebut.

“Misalnya, meminta agama dipisahkan dari politik. Ada kesalahan perpres, kepres tenaga asing sebanyak mungkin dimasukkan. Kesalahan Sukmawati bilang kidung lebih merdu dari azan. Kemudian ada kesalahan pengelabuan, misal dikatakan utang Rp 4 ribu triliun enggak masalah, jual macam-macam BUMN enggak masalah,” paparnya.

Eggi Sudjana selaku Anggota Penasihat PA 212  yakin, seruan ganti presiden 2019 akan bertambah besar. Gelombang seruan itu makin membesar saat komunitas umat Islam mengikuti gerakan Indonesia salat subuh.

Baca juga: Bantah Kritikan Amien Rais Serang Jokowi, PAN Gunakan Data Megawati Institute

“Oleh karena itu ganti presiden suatu keniscayaan, dan insya Allah menang dan legal,” tandasnya.

Tunggu Perintah Habib Rizieq

Saran Eggi, tidak ada lagi poros ketiga. Dia juga berharap PAN dan PKB bisa merapat ke koalisi partai pendukung Prabowo.

“Kita sekarang sudah head to head Jokowi-Prabowo. Kita berikan sekali lagi kesempatan ini, jangan pecah umat. Kalau mau dibagi, ada partai pendukung penista agama, ukurannya waktu (kasus) Ahok. Ada partai yang mendukung gerakan umat Islam,” paparnya.

Akan tetapi, hingga kini PA 212 belum menyatakan dukungan pada salah satu calon presiden 2019 secara resmi. Rupanya mereka masih menunggu perintah pembina tunggal PA 212 Muhammad Rizieq Shihab. Namun menurut Eggi, dukungan mengarah pada Prabowo.

“PA 212 kami tunduk perintah Habib Rizieq,” pungkas Eggi.

Sebelumnya, mengutip laporan Kompas.com, Kamis (12/04/2018), Hamdi Muluk selaku pakar psikologi politik Universitas Indonesia menilai bahwa manuver PAN dalam Pilpres 2019 akan dipengaruhi oleh sosok Amien Rais selaku Ketua Dewan Kehormatan PAN. Hamdi melihat Amien Rais cenderung mengarahkan dukungannya kepada kubu koalisi Prabowo Subianto.

Ini dikarenakan pendiri PAN tersebut mempunyai sentimen negatif terhadap Presiden Joko Widodo, “Karena secara psikologis Amien Rais benci sama Jokowi dan mengarahkan PAN ke kubu Prabowo,” ungkap Hamdi kepada awak media pada Kamis (12/4/2018).

Kendati begitu, Hamdi merasa tak perlu menyebutkan secara rinci soal apa saja pernyataan-pernyataan Amien yang menunjukkan kebenciannya terhadap Presiden.