Hamil Besar, Penyanyi Cantik Ditembak di Panggung Hingga Tewas. Penyebabnya Bikin Muntab!


SURATKABAR.ID – Seorang penyanyi cantik, tewas seketika setelah ditembak. Penyanyi lokal tersebut saat itu tengah menghibur penonton di atas panggung.

Dilansir tribunnews.com, Jumat (13/4/2018), peristiwa ini terjadi di Provinsi Sindh, Pakistan. Awalnya, penyanyi cantik bernama Samina Samoon tengah menyanyi dalam sebuah acara hajatan.

Namun, ia menyanyi sambil duduk, tak berdiri ataupun berjoget seperti penyanyi kebanyakan. Alhasil para tamu yang hadir meminta Samina menari. Bahkan, para pria juga naik ke atas panggung dan menghamburkan uang untuk menyawer Samina.

Meski begitu, Samina tetap duduk dan enggan menuruti permintaan para tamu. Bukan tanpa alasan, Samina menyanyi sambil duduk karena tengah hamil 6 bulan. Setelah terus-menerus di rayu, Samina akhirnya berdiri.

Baca juga: Sering Lepas Pasang Hijab, Artis Cantik Ini Baru Saja Alami Hal Mengerikan

Tapi, ia tetap tak mau menari. Ia hanya melanjutkan penampilannya dengan berdiri tanpa menari seperti yang diinginkan penonton. Tak disangka, saat itu terdengar suara tembakan di tengah ramainya musik. Samina pun ambruk.

Pemain musik dan para tamu yang hadir awalnya hanya terkejut dengan peristiwa yang terjadi sangat cepat itu. Penonton yang sadar ada hal tak beres, segera berlari ke atas panggung untuk menolong Samina.

Wanita cantik ini segera dilarikan ke rumah sakit di Kota Chandka. Namun, nyawanya tak bisa diselamatkan.

Sementara itu, penembak Samina ternyata adalah pria bernama Tarique Ahmed Jatoi. Menurut media setempat, saat penembakan terjadi pelaku sedang dalam keadaan mabuk.

Ashiq Ali, suami Samina, sangat syok dengan peristiwa yang menyebabkan kematian istrinya tersebut. “Samina menolak menari karena dia hamil. Hal itu membuat pelaku marah, hingga akhirnya menembak dia,” katanya.

Ashiq pun menuntut agar pelaku dikenai pasal ganda, karena telah menyebabkan kematian Samina sekaligus bayi yang tengah di kandungnya.

Tak hanya Ashiq, sejumlah artis lokal juga melakukan unjuk rasa terkait peristiwa tersebut. Mereka ingin pelaku diberi hukuman seberat mungkin.