Dituduh Sebar Ujaran Kebencian SARA, Dosen UI Rocky Gerung Dilaporkan ke Polisi


SURATKABAR.ID – Petang ini,  Rocky Gerung yang merupakan dosen Filsafat Universitas Indonesia ini akan dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Permadi, ke Polda Metro Jaya. Yang bersangkutan akan dilaporkan akibat pernyataannya dalam acara siaran langsung Indonesia Lawyers Club di TV One pada Selasa malam (10/04/2018).

Melansir laporan Tempo.co, Rabu (11/04/2018) Permadi mengajukan saksi yakni Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia, Jack Boyd Lapian. Selain itu, ada juga anggota Partai Solidaritas Indonesia, Guntur Romli.

Jack mengatakan, salah satu ucapan Rocky telah menyinggung keberadaan kitab suci.

“Kitab suci itu fiksi dan masih ada lagi narasinya,” demikian Jack Lapian mencontohkan salah satu pernyataan Rocky saat dihubungi awak media di Jakarta, Rabu (11/04/2018).

Ada Barang Bukti

Jack menambahkan, laporan tersebut rencananya disampaikan ke Polda sekitar pukul 17.00 WIB. Jack juga mengklaim telah mengantongi bukti, salah satunya yakni video ucapan Rocky Gerung di ILC, “Langsung officials dari YouTube TV One ILC,” imbuhnya.

Baca juga: Saracen Tidak Terbukti Melakukan Ujaran Kebencian, Begini Penjelasan Majelis Hakim

Menurut Jack, Rocky melanggar Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, yaitu dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Sementara itu, ancaman pidana pelanggaran ini maksimal 6 tahun penjara dan atau denda maksimal Rp 1 miliar. Demikian seperti dikutip dari reportase keprinews.co.id.

Beberapa waktu lalu, Jack Lapian dikenal sebagai pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI 2017.

Diberitakan bahwa sebelumnya, Jack juga yang melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penataan Tanah Abang dan tuduhan ujaran kebencian untuk musisi Ahmad Dhani Prasetyo.