Sudah Jadi Ciri Khas, Jokowi Dilarang Bagi-Bagi Sepeda saat Kampanye Pilpres


    SURATKABAR.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap kali membagikan sepeda kepada siapa saja yang bisa menjawab pertanyaan singkat darinya. Mulai dari siswa SD, petani, nelayan, hingga artis pernah menerima hadiah sepeda dari Jokowi.

    Namun, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dengan tegas melarang Jokowi membagikan sepeda di masa kampanye Pilpres 2019. Larangan ini diberlakukan jika Jokowi telah ditetapkan sebagai calon presiden (capres) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    “Kalau kampanye ya tidak (boleh) bagi-bagi” tutur Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (4/10/2018), dilansir cnnindonesia.com.

    Rahmat melanjutkan, selama masa kampanye Jokowi hanya diperbolehkan membagikan bahan kampanye seperti kaos, topi, kalender, dan sejumlah bahan kampanye lain sesuai Peraturan KPU (PKPU).

    Baca juga: Jokowi Jadi Presiden, Yusril Sebut Itu karena Baju Kotak-Kotak yang Dipakainya

    Selain itu, bahan kampanye yang dibagikan harganya juga tak boleh melebihi harga satuan yang ditetapkan PKPU. Misalnya, jika KPU menetapkan harga satuan sebesar Rp 50 ribu, maka bahan kampanye yang dibagikan tak boleh lebih mahal dari itu.

    Sementara mengenai pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat, Rahmat mengatakan Jokowi tetap diperbolehkan melakukannya di masa kampanye.

    “Bagi-bagi sertifikat kan program pemerintah. Kalau bagi-bagi sertifikat, peresmian jalan tol, jembatan, enggak masalah,” terang rahmat.

    Selain sepeda, Rahmat juga mengatakan bahwa capres dan cawapres tak diperbolehkan membagi-bagikan uang dalam bentuk apapun. Rahmat mencontohkan pulsa telepon, e-money, dan token listrik sebagai uang dalam bentuk lain.

    Menurutnya, cara ini sebaiknya tak dilakukan di masa kampanye, meski Jokowi bertindak sebagai presiden dan bukan capres. “Kami harapkan program bagi-bagi itu tidak dilaksanakan pada saat kampanye. Walau pun dia sebagai presiden,” tegasnya.

    Sesuai Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, masa kampanye akan dimulai pada September 2018 hingga April 2019 mendatang. Artinya selama masa itu Jokowi tak diperbolehkan membagi-bagikan sepeda dalam kunjungan kenegaraannya.

    Belakangan muncul dua tagar yang sangat populer di media sosial. Mana yang kamu pilih?

    Posted by SuratKabar.ID on Tuesday, 3 April 2018