Akhirnya! Misteri Mumi Mesir Tanpa Badan Berusia Ribuan Tahun Terkuak, Ternyata Milik Tokoh Penting


SURATKABAR.ID – Misteri penemuan mumi berupa potongan kepala tanpa tubuh pada tahun 1915 menyisakan tanda tanya besar hingga beribu-ribu tahun lamanya. Pasalnya, tak satu pun teknik berhasil untuk menguak latar belakang sosok tersebut.

Namun pada akhirnya teka-teki panjang terkait identitas kepala tanpa badan yang ditemukan di sudut makam yang terletak di Deit el-Bersha, tempat pekuburan Mesir kuno, berhasil dipecahkan oleh FBI, dilansir laman Grid ID dari Independent pada Senin (9/4/2018).

Bahkan sebelum misteri berhasil diselesaikan, salah seorang arkeolog turut andil membongkar misteri untuk mengetahui potongan kepala tersebut milik pria atau wanita. Namun dirinya tetap tak dapat menemukan jawaban atas pertanyaan misterius tersebut.

Hingga kemudian ahli forensik FBI Edile Loreille melakukan hal tidak terduga. Ahli biologi FBI tersebut mengebor gigi si mumi dan mengumpulkan bubuknya. Langkah selanjutnya, ia mencampurkan larutan kimia pada bubuk yang diambil dari tengkorak mumi.

Baca Juga: Ngeri! Para Biksu Jepang Lakukan Sokushinbutsu, Tradisi Ekstrem untuk Menjadi Mumi

Odile lalu melaksanakan tahapan berikutnya dengan memeriksa rasio kromosomseks. Ia menggunakan mesin kopi DNA. Dan hasilnya diketahui bahwa identitas mumi tanpa badan tersebut adalah seorang laki-laki, yakni gubernur yang diketahui bernama Djehutynakht.

“Aku pikir cara itu tidak akan berhasil, tapi kami sungguh beruntung,” tutur Odile tak percaya dirinya berhasil menguak misteri dan rahasia yang telah tersembunyi selama ribuan tahun, seperti yang dikutip dari laman Grid.ID pada Senin (9/4/2018).

Tantangan terberat yang mereka hadapi untuk membongkar usia dan fakta di balik lokasi penemuan mumi tersebut. Terlebih untuk memeriksa DNA. Karena seperti yang diketahui, DNA akan terurai seiring dengan berjalannya waktu. Sehingga sulit mendapatkan hasil seperti harapan.

Lebih-lebih lagi, kondisi mumi kepala tersebut tidak sepenuhnya baik dan terawat. Disebutkan, mumi tua tersebut telah mengalami kerusakan yang cukup signifikan akibat penggeledahan makam oleh para penjarah di masa lalu.

Sebelum misteri terjawab, pihak Boston Museum of Fine Arts menyerahkan tengkorak berusia ribuan tahun itu kepada pihak Rumah Sakit Umum Massachusetts. Dan di tempat itulah, tengkorak menjalani serangkaian pemeriksaan, seperti CT scan hingga uji DNA. Namun semua tak membuahkan hasil.