Wow! Coba Gagalkan Pencurian Motor, Saat Pelaku Tarik Pelatuk Pistol ‘Mukjizat’ Terjadi


SURATKABAR.ID – Pencurian kendaraan bermotor masih kerap ditemui di tempat-tempat umum. Bahkan tak jarang, para pelaku membawa senjata api atau senjata tajam dan tidak ragu-ragu melukai korban demi mendapatkan barang yang mereka incar.

Dan dilansir dari laman Tribunnews.com, Hendra Irawan (33) baru-baru ini menjadi korban aksi kejahatan yang dilakukan gerombolan Wahyu Agung (21). Peristiwa terjadi di depan sebuah ruki Febby Busana Jalan Kimaja Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, pada Senin (5/4) lalu.

Awalnya Hendra mendapati dua orang pelaku tengah mengutak-atik motor Honda Beat miliknya. Tidak seperti korban kebanyakan, pria yang merupakan warga Kimaja Gang Bambu Nomor 70 A, Kedaton ini mengaku mengejar pelaku tanpa tajut sedikitpun, lantaran dirinya hanya takut kepada Allah.

Menurut pengakuannya, motor tersebut baru saja ia ambil dari dealer dan belum ada nomor polisi. “Jadi motor itu milik ibu saya, belum ada nomor polisi, kebetulan saya mampir ke toko, maklum saya kan driver online,” tuturnya pada Jumat (6/4), dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (7/4/2018).

Baca Juga: Nekat Lakukan Pungli Terhadap Pemotor yang Ibunya Sakit, Bripka TA Dapat Balasan Menyakitkan

Sadar bahwa ada orang yang akan mencuri motor sang ibu, tanpa pikir panjang ia langsung menghampiri kedua pelaku untuk menegur mereka. Namun tanpa disangka, salah seorang pelaku menodongkan senjata api ke arah Hendra.

Namun hal tersebut tak lantas membuat korban gentar dan mundur. Pria berusia 33 tahun ini tetap mengejar kedua pelaku yang hendak melarikan diri. “Saya ngira itu pistol mainan, ya saya deketin,” tutur Hendra.

Bahkan pelaku sempat menarik pelatuk pistol rakitan berjenis revolver tersebut sebanyak 15 kali. Anehnya, senjata api di tangan pelaku sama sekali tak meletus. “Setelah saya dekati dia narik pelatuk, ternyata pistol asli.”

Meski demikian, Hendra tetap maju. “Saya mikir enggak takut, Cuma Allah saya takut, saya maju terus, ada 15 kali dia narik pelatuk,” kisahnya. Dan ternyata usai 15 kali pelaku menarik pelatuk, akhirnya pistol meletus. “Setelah 15 kali meletus dan kena telunjuk saya dan HP saya,” tambahnya.

Hendra mengaku bersyukur polisi cepat dan tanggap dalam menangani kasus pencurian tersebut, di mana para pelaku akhirnya tertangkap. “Artinya polisi serius dalam menangani kasus ini, dan akhirnya pelaku tertangkap semua,” pungkas Hendra.

Sebelumnya, Tim 2 Resmob Subdit Jatanras Polda Lampung terpaksa melumpuhkan pelaku begal asal Jabung dengan timah panas hingga tewas lantaran melakukan perlawanan ketika akan diamankan. Kejadian berlangsung di Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (6/4).

Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku bernama Wahyu Agung (21), pria yang sama seperti yang sebelumnya terlibat pencurian motor di depan Ruko Febby Busana Jalan Kimaja, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung beberapa waktu yang lalu.