Bikin Merinding! Saksi Ungkap Kengerian Detik-Detik KA Sancaka Bertabrakan dengan Truk Trailer


SURATKABAR.ID – Kereta Api Sancaka mengalami kecelakaan mengerikan usai menabrak truk trailer yang mengangkut beton bantalan rel. Peristiwa terjadi di perlintasan yang tidak dijaga, di Dusun Dadung, Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Ngawi, Jumat (6/4), petang sekitar pukul 18.25 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, masinis KA Sancaka kehilangan nyawa. Selain korban tewas, kecelakaan menyebabkan empat korban terluka, yakni asisten masinis Hendra Wahyudi warga Barat, Kabupaten Magetan, dan tiga orang penumpang kereta api jurusan Yogyakarta-Surabaya tersebut.

Usai menghantam bodi truk bermuatan berat, seperti dilansir dari laman Detik.com, loko KA Sancaka terguling. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis, karena para pekerja dan petugas dari PT KAI harus menunggu alat berat untuk mengangkat kepala kereta yang terguling.

Terkait kecelakaan tersebut, sejumlah saksi mata memaparkan kengerian detik-detik saat insiden terjadi. Salah satunya adalah Sakir (30), pekerja proyek pembangunan sinyal kereta api. Menurut pengakuannya, truk bermuatan beton akan kembali ke Desa Sambirejo.

Baca Juga: Terungkap Fakta Kenapa Mobil Mendadak Mati Sebelum Kereta Melintas

Namun ketika akan menyeberangi perlintasan, tepat saat itu kereta melintas. “Itu truk muat beton bantalan double track mau kembali ke Desa Sambirejo. Saat menyeberang (perlintasan), kereta pas lewat. Akhirnya terhantam,” tutur Sakir di lokasi, Jumat (6/4), dikutip dari Detik.com, Jumat (6/4/2018).

Tubuh truk mengalami riksek parak akibat hantaman keras dalam kecelakaan tersebut. Meski loko KA Sancaka terguling dan gerbong bagian belakang anjlok, namun empat gerbong lainnya masih berada di atas rel.

Karena kereta tibaa-tiba berhenti, penumpang terkejut dan shock. Sebagian besar tidak mengetahui detail kejadian kecelakaan tersebut. “Saya Cuma dengar suara brak tiga kali,” kisah Andik (45), penumpang asal Mojokerto menggambarkan insiden tersebut.

Sementara penumpang lainnya, Pepi (28), asal Ponorogo, mengungkapkan hal serupa. Usai suara tubrukan keras terdengar, penumpang langsung histeris. “Alhamdulillah selamat,” seloroh wanita yang tengah hamil tua tersebut.

Ditemui untuk dimintai konfirmasi, Manajer Humas Daops 7 Madiun, Supriyanto menyebutkan, KA Sancaka ditabrak truk. Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.25 WIB ketika KA bisnis dan eksekutif melaju dari arah Yogyakarta menuju Surabaya. Dan baru pada pukul 23.15 WIB, penumpang dievakuasi.

Hingga Sabtu (7/4), pukul 03.00 WIB, proses evakuasi KA Sancaka masih terus berlangsung. Dan hal tersebut berdampak pada perjalanan beberapa KA dari arah timur maupun barat mengalami keterlambatan.

“PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan KA akibat insiden tersebut. Dan PT KAI akan secepatnya menormalkan kondisi jalur agar bisa segera dilewati perjalanan KA,” pungkas Supriyanto, seperti yang dikutip dari Antaranews.com, Sabtu (7/4/2018).