Nyata Terjadi, Tulang Lengan Wanita Ini Mendadak Hilang!


SURATKABAR.ID – Apa jadinya jika tulang dan kerangka tubuh kita perlahan menghilang? Apakah kondisi tersebut bisa terjadi? Jawabannya ya. Kasus penyakit langka yang disebut gorham-stout ini tengah diderita oleh seorang wanita. Melalui rekaman rontgen X-ray-nya, perempuan malang itu harus mengalami penyakit ‘tulang menghilang’. Secara bertahap, tulang wanita itu terlihat menghilang dari rekaman gambar yang diambil beberapa kali.

“Seorang perempuan berusia 44 tahun yang sebelumnya sehat, mengalami rasa sakit yang terus bertambah dan mengurangi pergerakan di bagian bahu kirinya,” ungkap peneliti berdasarkan laporan Royal Infirmary of Edinburgh di Skotlandia. Demikian seperti dilansir dari laman Fox News, Jumat (06/04/2018) dari Science Alert melalui Republika.co.id.

Berdasarkan laporan medis yang dipublikasikan pada 22 Maret dalam jurnal BMJ Case Reports tersebut, tercatat hanya ada 64 kasus serupa yang dilaporkan dalam literatur medis.

Para dokter pun telah melakukan sejumlah diagnosis, akan tetapi mereka belum mendapatkan hasil yang pasti. Sedangkan perempuan yang kini tengah menderita gorham-stout tersebut masih terus merasakan sakit di lengannya selama setahun. Selama itu pulalah serangkaian tes terus dilakukan.

Sekitar 18 bulan setelah wanita itu pergi ke dokter, hasil pemindaian menunjukkan tulangnya menghilang. Dua tulang di lengan bawahnya tidak terlihat di rekaman X-ray. Perempuan tersebut resmi didiagnosis mengidap kondisi penyakit gorham-stout setelah beberapa lama.

Baca juga: Astaga! Wanita Ini Hidup dengan Kondisi Kepala yang Bisa Copot Kapan Saja

Menurut yang diungkapkan oleh para peneliti, penyakit ini sangat langka, belum dipahami dengan baik, dan berpotensi menimbulkan kondisi tulang yang fatal. Bahkan Organisasi Nasional Penyakit Langka (NORD) pun mengungkapkan penyebab dari terjadinya penyakit tersebut masih tidak diketahui.

Dugaan sementara dari para peneliti, gorham-stout bisa jadi disebabkan oleh keropos tulang dan pertumbuhan berlebih dari pembuluh limfatik yang menghancurkan tulang secara bertahap.

Perubahan bentuk kemudian terjadi pada saat massa tulang hilang atau menyusut. Akhirnya, tulang pada penderita gorham-stout pun menghilang.

Dilansir dari laporan Liputan6.com, sebelum tulang mendadak hilang, wanita yang berusia 44 tahun tersebut rupanya sudah melakukan pemeriksaan sinar X. Hasil pemeriksaan menunjukkan, ada lesi (jaringan yang abnormal pada tubuh) pada tulang humerus (tulang di lengan atas). Dokter menduga, ia mungkin mengidap kanker.

Namun, beberapa bulan kemudian, tumbuh tumor jinak pada pembuluh darah. Selama satu tahun, ia mengalami rasa nyeri yang terus menerus, bengkak, dan patah tulang akibat luka ringan di lengan. Pada waktu itu, ia belum menerima diagnosis yang tepat soal penyakitnya.

Sekitar 18 bulan setelah kunjungan pertamanya, hasil pemeriksaan sinar X kedua menunjukkan, tulang lengan hilang. Tulang lengan yang hilang berupa tulang humerus dan tulang ulnar (salah satu dari dua tulang di lengan bawah).

Tes biopsi lebih lanjut juga mengungkapkan, pertumbuhan pembuluh darah menggantikan jaringan tulangnya (yang hilang).

Penderita kondisi langka ini mengalami pertumbuhan agresif pembuluh darah, yang menyebabkan patah tulang. Tulang-tulang ini kemudian digantikan oleh tumor pembuluh darah non-kanker.