Pelapor Sukmawati Dicecar Belasan Pertanyaan, Sebut Nama Menteri Susi?


SURATKABAR.ID  Politikus Hanura, Amron Asyhari, dan seorang pengacara Denny Adrian Kushidayat diperiksa sebagai saksi pelapor kasus dugaan penodaan agama dengan terlapor Sukmawati Soekarnoputri. Keduanya diperiksa di Mapolda Metro Jaya pada, Kamis (5/4/2018) malam.

Denny, yang berprofesi sebagai pengacara, mengaku dicecar penyidik perihal rekaman video Sukmawati saat membacakan puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang viral di media social.

“Semalam ada belasan pertanyaan,” tutur Denny Adrian, Jumat (6/4/2018), dikutip dari Sindonews.com.

Menurutnya, polisi melakukan pemeriksaan perdana terhadapnya dan dia diminta mengklarifikasi terkait laporannya terhadap Sukmawati.

“Tadi kita tanya kenapa terlalu cepat, terus dia bilang karena ini viral,” tambahnya.

“Terus kemudian pertanyaannya masih seputar puisi, puisi Sukmawati, penistaannya yang mana,” kata Denny.

Baca Juga: Persaudaraan Alumni 212 Dapat Restu Habib Rizieq untuk Polisikan Sukmawati

“Bait mana yang dipermasalahkan, memenuhi unsur penistaan yang dimaksud menistakan itu yang mana. Jadi kita kasih tahu salah satunya ada syariat islam, terus bicara cadar, terus kemudian bicara adzan. Konsennya ketiga itu,” ujarnya.

Di samping itu, Denny mengaku telah membeberkan nama-nama dari kalangan pejabat, tokoh, dan artis yang hadir saat Sukmawati membacakan puisi tersebut dalam ajang Indonesia Fashion Week 2018 di JCC Jakarta.

Berdasarkan video viral, tambah dia, tokoh yang hadir di acara itu, diantaranya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan pelukis ternama Sekar Ayu Asmara.

Denny juga mengaku nama-nama beberapa artis seperti Nia Ramadhani dan Titiek Puspa yang ada dalam rekaman video saat Sukmawati membacakan puisi juga dimasukan dalam berita acara pemeriksaan.

“Penyidik memang tanya siapa saja yang hadir di sana. Tadi saya bilang tinggal lihat saja siapa saja, ada Titiek Puspa, Susi Pudjiastuti, ada beberapa artis dan itu dimasukkan dalam BAP,” jelas Denny.

Menurutnya, nama-nama pejabat, tokoh dan artis tersebut kemungkinan akan dipanggil untuk dimintai keterangannya.