Kejam! Sudah Dirampok, Pensiunan TNI AL Dibunuh Saat Sedang Shalat


SURATKABAR.ID – Junaidi (80) yang merupakan seorang pensiunan TNI AL menjadi korban tewas dalam insiden perampokan yang terjadi semalam. Menurut keterangan warga bernama Amir, aksi perampokan dan pembunuhan tersebut sudah terjadi pada Rabu (04/04/2018). Namun di Kamis (05/04/2018) sore sekitar pukul 18.30, para pelaku kembali mendatangi kediaman korban—yang entah untuk mengambil apa—di Komplek TNI AL di Jalan Kayumanis, RT 7/6, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Mengutip reportase TribunNews.com, Jumat (06/04/2018), pelaku yang diduga berjumlah dua orang atau lebih tersebut membunuh pemilik dan penghuni rumah yakni Junaidi. Berdasarkan Informasi yang dihimpun awak wartawan, korban tewas dengan luka tusukan di perutnya.

Sedangkan Evi (53) yang juga merupakan tetangga korban mengungkapkan, aksi para pelaku baru terungkap setelah istri korban lari keluar rumah sambil berteriak bahwa suaminya dibunuh.

“Menurut ibu Junaidi, suaminya dibunuh saat sedang shalat, oleh dua pelaku yang datang,” tutur Evi.

Evi melanjutkan, saat itu istri Junaidi diamankan di rumah RT setempat dan warga melapor ke polisi.

Baca juga: Diduga Melakukan Perampokan Hingga Pencabulan, Mantan Striker Timnas Diamankan

“Pembunuhnya katanya dua orang, dan langsung kabur,” tambah dia.

Tetangga korban yang lainnya—Nahal (66), juga ikut mengisahkan insiden tersebut. Saat itu di dalam rumah hanya ada Junaidi bersama istrinya.

“Istrinya selamat, tadi sudah keluar rumah di bawa kerabat. Sedangkan Zunaedi yang tewas, jenazahnya masih di dalam rumah,” ujar Nahal.

Hingga pukul 20.15 WIB, ratusan warga masih tampak memenuhi sekitar rumah. Sementara di halaman dan di dalam rumah, terdapat sejumlah anggota polisi dari Polsek Cilandak dan Polres Jakarta Selatan yang sedang melakukan olah TKP. Selain itu, mereka juga memeriksa jenazah korban.

Sebuah mobil ambulans tampak sudah datang dan disiapkan petugas di depan rumah untuk mengevakuasi jenazah korban.

Istri Korban Masih Syok

Usai perampokan yang menewaskan suaminya, Bu Junaidi langsung dilarikan ke rumah tetangga. Menurut keterangan warga, istri korban mengalami syok berat pasca musibah yang terjadi di rumahnya.

“Bu Junaidi masih syok berat, Mas, belum bisa ditanya dan dimintai keterangan,” imbuh Ifan selaku salah satu tetangga di Komplek TNI Angkatan Laut, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Dilansir dari laporan TribunJakarta.com, terdapat beberapa tusukan yang ada di perut korban. Selain itu, terdapat juga luka di kepala yang diduga akibat benturan keras yang terjadi padanya. Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Cilandak, Kompol Prayitno.

“Jadi korban ini diserang dijedotin kepalanya dan ditusuk. Motifnya masih kami gali dulu,” tukas Kompol Prayitno.

Irfan, salah satu tetangga lainnya mengatakan bahwa korban sedang mengaji saat para perampok kembali mendatangi kediamannya tersebut.

“Jadi korban sedang mengaji, lalu ada suara berisik di rumahnya dan ketika dilihat ternyata ada rampok di rumahnya,” sebut Ifan di Komplek TNI AL, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (05/04/2018).

Anjing Pelacak Temukan Jejak Kaki

Untuk membantu menemukan bukti, Polisi juga mengerahkan anjing pelacak. Saat sampai di kediaman almarhum korban, anjing pelacak yang tadinya tenang mulai melolong keras.

Terdengar beberapa kali anjing melolong keras hingga warga sekitar terkejut dan penasaran. Anjing pelacak dan petugas kepolisian menyusuri Jalan Raya Karang Tengah menuju arah Jalan Raya Cinere. Di sebuah saluran air (got), para petugas menemukan jejak kaki. Got tersebut berjarak sekitar 100 meter dari lokasi.

“Nih jejak, masih baru nih,” ungkap salah seorang petugas sambil menunjuk menggunakan senter ke arah jejak kaki di lumpur di got besar tersebut.