Warga Indonesia dan Turis Asing Antusias Menyaksikan Gerhana Matahari Total di Berbagai Wilayah di Indonesia


    ilustrasi-gerhana-matahari_2001_20160120_155258

    Dari di Jakarta hingga di Ambon, warga Indonesia di sejumlah daerah antusias menyaksikan fenomena gerhana matahari total. Bahkan bukan hanya warga lokal yang menyaksikan, turis asing pun ikut antusias menyaksikannya.

    Bersama empat rekannya yang sama-sama mengendarai sepeda, Agatha menepi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Setelah sepeda diparkir, dia mengeluarkan foto rontgen dari dalam tasnya.

    “Saya memang sengaja bawa film rontgen dari rumah, habis baca-baca di internet. Untung saya bawa, karena kacamata hitam aja nggak cukup. Akhirnya foto rontgen saya banyak dipinjam orang di sini, saya kan malu, soalnya itu rontgen gigi saya, banyak bolongnya,” kata Agatha seraya tertawa kepada wartawan BBC Indonesia.

    Warga Jakarta memang tidak bisa melihat gerhana matahari total, tapi mereka tetap antusias berburu foto gerhana. Bahkan, ada beberapa orang yang sibuk mengabadikan momen tersebut melalui pantulan matahari di sebuah tugu di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

    Antusiasme masyarakat dalam menyaksikan Gerhana Matahari Total juga dirasakan wartawan BBC Indonesia di Pantai Olivier, di Belitung Timur.

    Menurutnya, ada sekitar 200 orang yang datang ke pantai tersebut. Sebagian besar adalah masyarakat lokal, tapi ada pula yang berasal dari Jakarta dan mancanegara. Salah satunya ialah Wilma dari Belanda. Dia patut disebut ‘pemburu gerhana’ karena telah menyaksikan fenomena alam itu sebanyak lima kali di berbagai negara.

    Lanjut ke halaman selanjutnya >>