Gila! Seorang Pria Rela Dipatuk Lebih dari 100 Ular Berbisa. Alasannya Tak Disangka


SURATKABAR.ID – Bagi kebanyakan orang, bertemu dengan ular berbisa adalah mimpi paling buruk yang menjadi kenyataan. Jangankan ular berbisa, ular sawah bertubuh kecil tanpa bisa yang sanggup mengancam nyawa manusia saja sudah cukup mengerikan bagi seseorang.

Namun hal tersebut tidak dirasakan oleh seorang pria berusia 39 tahun bernama Tim Friede, seperti dilansir dari laman Dream.co.id. Sebagai seorang peneliti yang selalu haus akan ilmu, ia mengaku rela menyerahkan nyawa demi dunia pengetahuan dan keselamatan seluruh umat manusia.

Friede bahkan sudah lebih dari 100 kali dipatuk ular berbisa demi mendapatkan vaksin, di mana dengan vaksin tersebut ia dapat menyelamatkan nyawa banyak orang yang terancam karena diserang ular berbisa.

Yang mengejutkan, begitu seringnya tubuh pria ini merasakan racun dari bisa ular, ia mengaku di seluruh dunia hanya dirinyalah yang sanggup bertahan hidup usai menerima berulang kali patukan ular mematikan. Termasuk salah satunya Black Mamba!

Baca Juga: Seekor Ular piton Melakukan Serangkaian Operasi Setelah Menelan Sepatu

Seperti yang diketahui, Black Mamba merupakan ular dengan bisa paling mematikan di seluruh dunia. Hanya dengan satu patukan, ular ini sanggup menghilangkan nyawa manusia dewasa dalam waktu yang singkat. Tak lebih dari 15 menit.

Ketika diwawancarai oleh Wizard Odd TV di kediamannya di Du Lac, Winconsin, Amerika Serikat, ia menceritakan pernah merasakan dahsyatnya gigitan Black Mamba. Dan tak tanggung-tanggung, Friede mengatakan ular mematikan itu pernah mematuknya sebanyak tiga kali di jari dan satu kali di lengan!

Lalu seperti apa rasanya ketika Black Mamba menunjukkan kekuatannya melalui racun dalam bisanya tersebut?

Bukan main, Friede mengungkapkan begitu bisa ular tersebut mengalir masuk ke dalam tubuh, ia merasakan bagaimana alirannya di dalam darah. Ia juga mengaku, wajahnya terasa seperti dihantam dengan palu. Selain itu, jantungnya pun berdetak semakin kencang.

Uniknya, ia justru mengatakan itu adalah pengalaman menarik yang didapatkannya. Friede mengungkapkan kebahagiaannya, karena setelah dua dekade meneliti tentang bisa ular, tubuhnya sudah dipenuhi dengan kekebalan.

“Saya mengorbankan diri saya hanya untuk satu tujuan, yaitu ingin menyelamatkan orang. Saya telah menyuntik diri saya sendiri dengan bisa ular,” ungkap Friede, seperti yang dikutip dari laman Dream.co.id, Senin (2/4/2018).

Ia juga mengungkapkan kunci bagaimana cara agar tubuhnya menjadi kebal terhadap bisa ular beracun, “Selama 17 tahun setengah, saya telah menggunakan 7 jenis ular berbisa agar bisa kebal,” pungkas pria tersebut.

Meski untuk tujuan mulia, namun membiarkan diri dipatuk ular bukan aksi yang bisa dilakukan siapa pun hanya berbekal keberanian dan kenekatan belaka. Dunia patut berterima kasih atas segala perjuangan yang dilakukan Tim Friede.