Gaji Arief Hidayat Usai Lengser dari Ketua MK Jadi “Cuma” Segini. Berapa?


Foto: Detik

SURATKABAR.ID – Berdasarkan keputusan dari Rapat permusyawaratan hakim (RPH) Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat tak lagi bisa menjabat sebagai Ketua MK. Pasalnya, dirinya sudah dua kali menjadi ketua. Lantas kalau hanya menjadi hakim konstitusi, berapa gaji yang ia terima?

Dilansir dari Detik.com, Jumat (30/3/2018) menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2014 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim Agung dan Hakim Konstitusi, gaji untuk Ketua MK yakni sejumlah Rp 121 juta per bulan. Sementara, gaji Wakil Ketua MK sebesar Rp 77 juta per bulan.

Lalu, bagaimana dengan gaji untuk hakim konstitusi? Gaji yang diterimanya “hanya” sebesar Rp 72 juta per bulan. Maka, dengan berdasarkan perhitungan tersebut, jika seorang MK kembali menjadi hakim biasa, gajinya akan berkurang Rp 49 juta per bulan.

“Apabila hakim agung dan hakim konstitusi menerima honorarium sebagaimana dimaksud, maka pejabat dimaksud harus mengembalikan honorarium yang telah diterima tersebut ke kas negara,” demikian bunyi pasal 13 ayat 2 PP itu.

Baca juga: Waduh! Puluhan Guru Besar Desak Arief Hidayat Mundur Sebagai Hakim MK, Kenapa?

Arief diputuskan MK tak bisa lagi menjadi Ketua MK sebab dirinya telah menjabat dua kali. Adapun pemilihan Ketua MK baru akan dilaksanakan pada tanggal 2 April 2018 mendatang.

“Sebagaimana diketahui Arief Hidayat telah mengakhiri masa jabatan sebagai hakim konstitusi periode 2013-2018 dan mengucap sumpah jabatan sebagai hakim konstitusi masa jabatan 2018-2023 pada Selasa (27/3) kemarin di Istana Negara. Dengan berakhirnya masa jabatan Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi tersebut, maka sesuai dengan UU Nomor 8/2011 tentang Mahkamah Konstitusi (MK) dan Pasal 2 ayat 6 PMK Nomor 3/2012 tentang Tata Cara Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK, jabatan Arief Hidayat sebagai Ketua MK juga berakhir,” kata Wakil Ketua MK, Anwar Usman.

Jika 2 Tokoh ini yang kembali jadi capres. Siapakah capres yang bakal Anda pilih di Pilpres 2019 mendatang?

Posted by SuratKabar.ID on Tuesday, 20 March 2018