Jusuf Kalla Tegaskan Kriminalisasi Ulama Itu Tidak Ada


Wapres Jusuf Kalla usai salat subuh berjamaah bersama Ustaz Abdul Somad. Foto: Detik

SURATKABAR.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla buka suara mengenai hubungan antara pemerintah dengan para ulama. Hal tersebut berkaitan dengan adanya tudingan yang menyebut pemerintah anti terhadap ulama, usai unjuk rasa pada 4 November (411) dan 2 Desember (212) pada tahun 2016 lalu.

Secara kebetulan usai dilaksanakannya aksi unjuk rasa 212 beberapa tokoh ada yang terjerat kasus hingga berurusan dengan aparat hukum serta ditahan. Penahanan tokoh agama sebagai langkah yang dilakukan aparat itulah, yang kemudian disebarluaskan dengan menyebut pemerintah antiulama.

“Ya, ada kasus-kasus tertentu yang kemudian orang blow-up, khususnya setelah kejadian 212 ada beberapa tokoh memang karena dianggap melakukan sesuatu kemudian ditahan. Habib Rizieq tidak kembali. Orang kemudian isukan macam-macam itu,” ujar Wapres JK, Kamis (29/3/2018), seperti dilansir dari Detik.com.

JK menyampaikan, padahal mayoritas orang-orang pemerintahan saat ini adalah pemeluk agama Islam. Jadi, sudah ideal bahwa pemimpin dengan ulama hubungannya harus saling menghormati satu sama lain. pemerintah menghormati ulama dan sebaliknya, ulama pun menghormati pemimpin pemerintahan.

Pemerintah kini berusaha melakukan upaya untuk memperbaiki pandangan yang menilai pemimpin itu antiulama. “Kami juga berusaha untuk memperbaiki pandangan itu (pemerintah anti ulama),” imbuh JK.

Ia juga meminta aparat hukum untuk melepaskan tokoh ulama yang sempat ditahan, apabila ternyata memang terbukti bahwa mereka tidak bersalah. Menurut perkataan dari JK, ini bukanlah suatu hal yang menjadi bentuk intervensi terhadap aparat hukum.

JK juga menyampaikan bahwa pada masa kepemimpinan Jokowi berduet dengannya, pemerintah memiliki hubungan yang sangat baik dengan para ulama. “Tak ada kriminalisasi, kalau dulu ada (tragedi) Tanjung Priok, (kasus Talangsari) Lampung. Sekarang Alhamdulillah tidak ada,” kata JK yang sekaligus merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia.

Jika 2 Tokoh ini yang kembali jadi capres. Siapakah capres yang bakal Anda pilih di Pilpres 2019 mendatang?

Posted by SuratKabar.ID on Tuesday, 20 March 2018


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaTolak Harga Naik, Mahasiswa Solo Raya Beraksi Beli BBM Rp 200. Petugas Pom: Kita yang Rugi
Berita berikutnyaDahsyat! 6 Makanan Ini Singkirkan Racun Tubuh Secara Alami