Arseto Pariadji, Penyebar Fitnah Jokowi Akhirnya Ditangkap


SURATKABAR.ID Satuan Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap Arseto Suryoadji Pariadji atau Arseto atau As. Arseto ditangkap sekitar pukul 14.35 WIB, Rabu  (28/3/2018).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penangkapan Arseto didasari Laporan Nomor LP/1646/III/2018/PMJ/Ditreskrimsus terkait SARA, Senin (26/3/2018).

Sebelumnya, Jokowi Mania Nusantara atau (Joman) melaporkan Arseto Suryoadji Pariadji dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui media sosial. Pelaporan bermula dari tuduhan Arseto pada Joman lewat video yang diunggah di media sosial Instagram dengan akun @areseto.suryoadji.

Arseto menyebut pendukung Jokowi telah menjual undangan resepsi pernikahan Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution seharga Rp25 juta.

“Atas dugaan menyebarluaskan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA,” ujar Argo, Rabu (28/3/2018).

Baca Juga: Nyinyirin Jokowi dan Pendukungnya, Arseto Pariadji Ternyata Sekjen Partai Ini

Laporan Ketua Umum Joman Immanuel Ebenezer diterima polisi dengan nomor LP/1673/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 28 Maret 2018. Terlapor terancam Pasal 27 Ayat 3 junto Pasal 45 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ia lanjutkan, pihaknya juga sempat melakukan penggeledahan di lokasi penangkapan.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini mengungkapkan penggeledahan juga melibatkan anggota Direktorat Tipidsiber Bareskrim dan Direktorat Narkoba Polda Metro.

“Untuk mencari dugaan adanya kepemilikan narkotika karena tersangka adalah mantan narapidana dalam kepemilikan psikotropika jenis sabu pada tahun 2008 dan divonis penjara selama 10 bulan penjara,” beber Argo.

Polisi menyita satu senjata airsoft gun dari mobil yang diduga ditumpangi Arseto Suryoadji atau Arseto, tersangka kasus dugaan pelanggaran UU ITE.

“Penggeledahan badan dan kendaraan yang dipakai. Hasil dari penggeledahan kendaraan jenis Mercedes Benz C230 warna putih ditemukan 1 pucuk senjata Airsoftgun,” tambah Argo.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaMenpan RB: Sebanyak 1,6 juta PNS Hanya Memiliki Kemampuan Administrasi
Berita berikutnyaSetnov Terancam Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup