Menpan RB: Sebanyak 1,6 juta PNS Hanya Memiliki Kemampuan Administrasi


SURATKABAR.ID  Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengatakan ada 4,3 juta PNS atau kini disebut ASN (Aparatur Sipil Negara). Cuma, sebanyak 1,6 juta PNS hanya memiliki kemampuan administrasi.

“Saat ini jumlah ASN nasional 4,3 juta lebih, dengan porsi terbesar, selain guru, adalah tenaga administratif sebesar 1,6 juta dan dapat menjadi beban menghadapi tantangan ke depan,” jelas Asman saat acara pengarahan kepada CPNS seleksi 2017, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (27/3/2018), dikutip dari Detik.com.

Menurut Asman pemerintah membutuhkan tenaga-tenaga yang memiliki kemampuan khusus di berbagai bidang, terlebih dengan adanya revolusi industri 4.0 yang. Era industri ke depan membutuhkan keahlian, sehingga rekrutmen ASN difokuskan ke jabatan strategis untuk menuju arah pembangunan nasional dan Nawacita.

Oleh sebab itu, pemerintah terus memperbaiki sistem perekrutan CPNS memiliki kompetensi yang diharapkan. Asman mengatakan, CPNS harus memiliki berbagai kemampuan di bidang teknologi maupun dalam berbahasa asing.

Baca Juga: Bikin Target Baru, Menpan RB Minta Iuran 15 Persen Gaji PNS untuk Pensiun

“Untuk itu, rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2017 dan ke depan kami fokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai dengan core business instansi guna membidik berbagai sasaran Nawacita, serta meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional,” tambahnya.

Dalam hal peningkatan kapasitas ASN tersebut, KemenPAN-RB bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) saat ini tengah melakukan penyempurnaan sistem Pendidikan dan Pelatihan (Diklat).

Terkait pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2017 yang sepenuhnya menggunakan sistem computer assisted test (CAT), merupakan jawaban kongkrit atas tantangan era industri 4.0. Sistem ini menjamin pelaksanaan seleksi CPNS berlangsung bersih, transparan, objektif dan bebas dari KKN.

Hasilnya pun bisa dilihat secara realtime. Kelulusan peserta sangat ditentukan oleh kesiapan dan kemampuan para peserta, bukan karena titipan atau praktek tidak terpuji lainnya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaAmien Rais Jadi Pembicara di Kongres Umat Islam Medan
Berita berikutnyaArseto Pariadji, Penyebar Fitnah Jokowi Akhirnya Ditangkap