Ngeri! Inilah 7 Alat Hukuman untuk Penjahat Zaman Dulu, Benar-Benar Tak Manusiawi


SURATKABAR.ID – Ketika melihat hukuman mati dijatuhkan pengadilan kepada para terpidana kejahatan berat, membuat kebanyakan dari kita beranggapan hal tersebut sangat tidak manusiawi. Padahal jika menengok balik sekilas sejarah hukuman di masa lalu, semua jauh lebih mengerikan.

Dilansir dari laman Grid.ID, Senin (26/3/2018), hukuman-hukuman masa lampau tak hanya membuat bulu kuduk meremang, namun rasa mual memuncak. Pasalnya, selain tak berperikemanusiaan, mereka mempertontonkan prosesi penjahat menjalani hukuman keji di depan umum.

Jadi selagi para tahanan tersiksa dan kesakitan karena alat-alat tersebut, para penonton bisa mendengarkan jeritan keputusasaan mereka. Bahkan ada satu alat yang sengaja dibuatkan lubang untuk mengeraskan suara para terpidana yang berada di dalamnya.

Penasaran dengan alat-alat tak manusiawi yang digunakan untuk menghukum para pelaku kejahatan? Berikut 7 daftarnya, bagi yang tidak kuat mental, sebaiknya jangan melihat!

Baca Juga: Unik! Wanita Jepang Dianggap Cantik Jika Lakukan Ohaguro, Tapi Kok Malah Bikin Bergidik

The Heretic’s Fork

Alat penyiksaan satu ini disediakan khusus bagi para penentang Gereja Katolik pada abad pertengahan. Berbentuk seperti garpu dengan dua ujung meruncing, The Heretic’s Fork dipasangkan di leher korban dengan dua ujung runcing mengarah pada dada dan pangkal leher.

The Judas Cradle

Bagi para penjahat di abad pertengahan, Judas Cradle menjadi satu alat penyiksaan yang tak tanggung-tanggung menyakitkannya. Bagaimana tidak, terpidana harus duduk di sebuah tatanan kayu berbentuk pramida dengan ujung lancip.

The Rat Torture

Dikenal paling menyiksa dan mengerikan, terpidana dalam posisi terbaring dengan kedua tangan dan kaki terikat, sebuah jeruji besi berisi tikus hidup ditempatkan di atas perut mereka. Panci dipanaskan, dan tikus akan merasa kepanasan dan mencari jalan dengan menggerogoti perut terpidana.

The Brazen Bull

Untuk penjahat di zaman Romawi kuno, mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan menjalani hukuman di dalam patung banteng dari perunggu. Di bagian bawah patung akan dipanaskan dengan bara api. Jeritan kengerian akan menggema keluar dari mulut patung.

The Scold’s Bridle

Selanjutnya ada alat untuk menghukum mereka yang suka menggunjingkan dan memfitnah orang lain tanpa didasari bukti. The Scold’s Bridle membuat terpidana tak dapat berbicara. Alat hukuman ini baru akan dilepas saat si terpidana makan dan minum.

The Chinese Torture Chair

Kursi yang telah dimodifikasi dan dikenal dengan nama Chinese Torture Chair ini dilengkapi dengan besi-besi tajam, seperti paku, atau pisau besar. Terpidana dipaksa duduk di atasnya dan perlahan menghadapi kematiannya sendiri dengan cara yang sangat sadis.

The Iron Maiden

Lalu terakhir dan tak kalah menyakitkannya ada Iron Maiden. Bentuknya seperti peti dengan ukiran patung berwajah wanita di bagian luar. Terpidana akan dimasukkan ke dalamnya dan pintu ditutup, sementara bilah-bilah besi tajam di bagian dalam peti akan menusuk tubuh terpidana hingga mati.

Itulah ketujuh alat mengerikan yang pada zaman dahulu digunakan untuk menghukum para pelaku kejahatan.