Mencekam! Inilah 5 Kisah Misterius Kota Kuno Bawah Laut


SURATKABAR.ID – Kebanyakan dari kita pasti pernah mendengar legenda Atlantis, sebuah kota yang tenggelam di dalam lautan. Atlantis merupakan pulau legendaris pertama yang disebut oleh Plato dalam bukunya. Menurut mitos, pulau ini tenggelam hanya dalam satu hari satu malam. Hingga kini keberadaannya pun masih menjadi misteri. Saking populernya, Disney  pernah membuat film animasinya pada tahun 2001 lalu.

Serupa kisah Kota Atlantis yang misterius, faktanya di dunia ini memang benar terdapat kota yang lokasinya berada di bawah laut. Bahkan, kota-kota di bawah laut ini sudah berdiri sejak ratusan hingga ribuan tahun yang lalu. Tentu saja, awalnya kota-kota ini terletak di daratan seperti kota pada umumnya. Namun karena satu dan lain hal, kota-kota ini akhirnya lenyap ditelan air.

Kini beberapa dari kota kuno tersebut ada yang dijadikan wisata bawah laut. Para turis lokal maupun mancanegara bisa mengunjungi kota ini dengan cara menyelam atau melihatnya dari perahu. Bahkan, seperti yang dikutip dari laporan Brilio.net, Senin (26/03/2018), ada juga kota-kota bawah laut yang dijadikan situs kuno serta dilindungi oleh UNESCO.

Penasaran apa saja dan seperti apa suasananya? Yuk simak galeri fotonya yang memperlihatkan suasana mencekam sebagai berikut, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

  1. Dwarka, India.

Pada tahun 2000, arkeolog menemukan reruntuhan di bawah laut lepas pantai Kota Dwarka, India. Kota bawah laut ini ditemukan pada kedalaman 40 meter.

Menurut legenda, Dewa Krishna pernah tinggal di kota yang tenggelam ini. Karena pada kisah Mahabarata, disebutkan kalau Sri Krishna adalah raja di Dwarka.

Baca juga: Seram! Postingan Foto Rumpun Bambu Ini Ternyata Menyimpan Cerita Mengerikan

  1. Port Royal, Jamaika.

Ditemukan pada tahun 1518, Kota Port Royal ini kerap dijuluki sebagai ‘kota paling jahat dan berdosa di dunia’. Pasalnya, Port Royal ini jadi tempat persinggahan para bajak laut. Pada tahun 1692, terjadi gempa bumi dahsyat di kota tersebut yang kemudian disusul dengan bencana tsunami.

Alhasil, tewaslah 2000 orang penduduk yang menempati kota tersebut. Oleh karena bencana tersebut, Port Royal akhirnya runtuh dan tenggelam di dasar lautan.

  1. Pavlopetri, Yunani.

Diperkirakan kota bawah laut yang terletak di Yunani ini berusia 5000 tahun. Meskipun tenggelam, kota ini bentuknya masih sedikit utuh. Di sana masih bisa terlihat bangunan serta jalan raya. Namun sayangnya, kota yang berada di bawah laut Laconia ini terancam punah.

Hal itu disebabkan oleh banyaknya turis jahil yang mengambil puing-puing reruntuhan untuk dibawa pulang. Itulah sebabnya UNESCO melindungi kota ini dan dijadikan situs kuno yang dilindungi.

  1. Baia, Italia.

Pada masanya, kota ini merupakan resort dan tempat rekreasi kaum elit Romawi. Jika dibandingkan dengan sekarang, setara dengan Las Vegas. Namun karena serangan dari tentara Saracen, kota ini kemudian banyak ditinggalkan penghuninya.

Lokasinya yang berada di bawah gunung api Vesuvius membuat kota ini lama-lama tenggelam akibat dari aktivitas gunung tersebut. Kini, kota Baia dijadikan sebagai taman arkeologi bawah laut.

  1. Olous, Yunani.

Jika kota bawa laut lain harus menyelam beberapa meter untuk mencapai lokasinya, lain halnya dengan kota bawah laut yang satu ini. Kota Olous ini bisa dilihat tanpa harus menyelam.

Jika air laut sedang surut, pengunjung bisa melihatnya langsung dikarenakan memang air pantainya yang sangat bening. Sebuah dinding bangunan kuno juga kadang muncul ke permukaan jika air pantai sedang tak terlalu dalam.