1,37 Juta PNS Jadi Target untuk Dipensiunkan Dini. Siapa Saja?


    pns1-1024x568

    Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) berencana melakukan rasionalisasi pegawai. Rasionalisasi terhadap pegawai tak produktif juga dilakukan untuk menekan pengeluaran anggaran gaji pegawai.

    Menpan RB Yuddy Chrisnandi menjelaskan jika banyak sekali PNS-PNS di daerah yang kurang produktif.

    “Banyak PNS-PNS di daerah yang tidak produktif, yang absennya tinggi, tidak jelas yang dihasilkannya, bahkan pelanggaran disiplin. Oleh karena itu kita harus melakukan pemetaan yang lebih seksama,” Kata Yuddy Chrisnandi, di kantornya, Jl Jend. Sudirman, Jakarta, Selasa (16/2/2016), dilansir dari detik.com.

    Yuddy Chrisnandi ingin melakukan pemetaan yang jelas menegnai daerah-daerah yang kekurangan pegawai atau kelebihan.

    “Yang dimaksud kekurangan pegawai itu bagaimana, kalau ada kelebihan itu di mana. Di situ dibutuhkan desain penataan pegawai secara nasional. Ujungnya nanti kalau kita punya peta yang sangat akurat, bisa dilakukan rasionalisasi kepegawaian,” papar Yuddy.

    Detik.com melaporkan jika ke depan PNS akan dikelompokkan berdasarkan kuadran. Kuadran 1 yang paling produktif, dan kuadran 4 yang paling tidak produktif. Terhadap mereka yang termasuk di kuadran 4 ini akan diberi tindakan lebih lanjut. Mulai dari peringatan hingga pemberhentian.

    “Perlu waktu, kita siapkan tidak drastis, kita lakukan menuju 2019 rasio kepegawaian perlu kita turunkan, agar belanja pegawai ikut turun,” jelas Yuddy.

    Yuddy juga memberikan tekanan bahwa jikapun harus ada pengurangan, tidak akan memberhentikan begitu saja.

    “Mana yang paling produktif hingga yang paling tidak produktif. Tentu memangkasnya tidak asal buang saja, tidak akan asal memberhentikan saja. Kita akan meluncurkan kebijakan yang seadil-adilnya dan sebaik-baiknya. Jadi bisa saja dengan pensiun dini, kita lakukan pensiun dini,” terangnya.

    Lanjut ke halaman selanjutnya >>