Model Cantik Nekat Terjun dari Lantai 6 Demi Selamatkan Diri dari Pemerkosa


    SURATKABAR.ID –  Demi selamatkan nyawa dan martabatnya, seorang model cantik asal Rusia terjun dari lantai 6 saat melarikan diri dari serbuan pria asing yang hendak memerkosanya. Ekaterina Stetsyuk (22), demikian namanya, nekat melompat tanpa busana dari lantai 6 gedung karena seorang pria asing memaksa hendak menyetubuhinya. Si pria menyerang dan mengancamnya dengan menodongkan pisau ke leher Ekaterina. Namun kini, Ekaterina Stetsyuk harus mendekam di balik bui setelah tersangka pemerkosa malah melayangkan tuntutan terhadapnya.

    Melansir laporan The Sun, Kamis (22/03/2018), Inge Ivanova yang merupakan ibu dari Ekaterina menerangkan pada awak media bahwa pria asing tersebut menyerang putrinya dan hendak menorehkan sebilah pisau seraya mencekik leher sang model.  Inge berkata: “Dia mengambil pisau besar dari meja kopi, dan memegang lehernya. Dia memegangi lehernya, mendorongnya ke dinding, dan mulai melambaikan pisau di samping kepalanya, mengancamnya.”

    Yang terjadi selanjutnya, Ekaterina berhasil meraih pisau itu namun si pria “menyerang dan melompat kembali ke arahnya, menarik rambutnya, lalu mendorongnya ke lantai,” demikian dilaporkan dalam situs Life News di Moskow. Akibat insiden yang terjadi di Dubai tersebut, Ekaterina kini menderita patah tulang punggung.

    Rekan-rekan modelnya mengatakan, merupakan keajaiban bagi Ekaterina betapa ia berhasil lolos dari si pemerkosa dan masih tetap hidup setelah terjun dari lantai 6 sebuah gedung hotel di Dubai. Laporan Life News juga menyebutkan, pelaku sempat melukai leher korban dengan pisau, memberinya waktu untuk berlari ke balkon dan tak punya pilihan lain selain terjun dari lantai 6, demikian tambah laporan tersebut.

    Penyerang yang tak disebutkan namanya itu lantas melarikan diri ke bandara tempat dia ditangkap lalu ditahan. Usai menjalani dua operasi di punggungnya, keluarga Ekaterina mengungkapkan bahwa kini yang bersangkutan telah dipindahkan ke pusat penahanan di Dubai.

    Diduga, pria yang berusaha memerkosanya itu adalah seorang pengusaha Pakistan berusia 39 tahun—bukan orang Amerika seperti yang dilaporkan sebelumnya. Sebelum terjadi insiden percobaan p*emerkosaan tersebut, pelaku mengundang korban untuk membahas kesepakatan bisnis kosmetik. Menurut kesaksian korban, si pria lantas berubah menjadi kasar setelah beberapa kali menenggak minuman anggur.

    Selanjutnya, pengusaha itu mengancamnya dengan pisau sebelum memerintahkannya untuk menanggalkan seluruh pakaiannya. Karena sangat ketakutan, korban sempat menuruti ancaman pelaku dengan menanggalkan seluruh busananya.  “Dia takut dan taat,” kata satu laporan. Hingga berita ini dimuat,  pihak pelaku belum merilis pernyataan pembelaan.

    Namun demikian, laporan lain malah menuding model itu bekerja sebagai pengawal di Dubai. Seorang rekan kerja Ekaterina yang bernama Irina Grossman mengatakan Ekaterina “diselamatkan oleh keajaiban”. Demikian seperti diberitakan dalam Dailystar.co.uk.

    Irina berkata: “Untuk menyelamatkan hidup dan martabatnya, dia melompat dari lantai enam. Tulang belakangnya patah, beberapa tulang belakang hancur. Dia tidak bisa berjalan atau bergerak sendiri, tetapi dokter memberikan prognosis yang baik karena akord tulang belakangnya masih utuh.”

    Selebihnya, pria pelaku percobaan p*emerkosaan tersebut kini dilaporkan ditahan di bandara. Ia ditangkap saat berusaha melarikan diri dari Dubai. Jika terbukti bersalah, ia akan dikenai hukuman 15 tahun penjara. Namun ia malah balik menuntut sang model saat pihak yang berwajib menginterogasinya.

    Menurut laporan dari Saluran Rusia NTV, Ekaterina kerap diikuti oleh “orang asing” yang kaya raya. Sudah bisa ditebak, para pria tengil itu kerap mengajak sang model namun mereka mendapat penolakan. Alhasil, “Dia marah dan menyerang Ekaterina, mencoba membunuhnya.”

    Melalui crowdfunding, Irina Gorssman—teman sang model beserta Inge ibu dari Ekaterina, mengumpulkan uang  untuk menutupi biaya medis sang model yang belum apa-apa sudah membengkak hingga mencapai £ 11.000 di Dubai.

    Inge juga menandaskan bahwa putrinya tidak bekerja sebagai pengawal seperti yang viral dikabarkan dalam berbagai media sosial. Saat insiden itu terjadi, putrinya datang ke Dubai untuk memenuhi kontrak model sebulan penuh.

    Dalam Crowdfunder, dituliskan bahwa ke depannya, Ekaterina diprediksi harus menjalani “rehabilitasi yang panjang dan mahal”.

    “Kami memohon kepada mereka yang mengenal Ekaterina dan hanya kepada semua orang yang bersimpati. Beri dia kesempatan untuk pulih.”

    Berbicara dari tempat tidurnya di rumah sakit, Ekaterina sebelumnya merekam video untuk meyakinkan ibunya, mengatakan: “Saya baik-baik saja, jangan khawatir tentang saya. Orang-orang dari konsulat (Rusia) berkunjung, sehingga saya bisa menghubungi Mama. Operasiku ditunda. Kita akan lihat bagaimana kelanjutannya. Semua baik-baik saja, aku sayang Mama. Peluk cium, saya bisa atasi semuanya.”

    Sang Mama yang belakangan ikut menyusul ke Dubai, mengeluhkan mengapa putrinya tidak diperbolehkan menggunakan ponselnya selama berada di penjara. Wakil Konsul mengatakan, model itu harus tetap di Dubai selama masa penyelidikan. Diyakini dia mungkin juga akan menghadapi tuntutan karena “berada sendirian bersama seorang pria”.