Pengakuan Mengejutkan dari Pria yang Bayar Hutang Miliaran untuk Bayar Utang


SURATKABAR.ID Penuh percaya diri Mujiono, warga Dusun Karangtengah, Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut mendatangi Bank Central Asia (BCA) Kantor Cabang Tulungagung, Senin (19/3/2018) pagi.

Ia datang sambil membawa sebuah kardus berisi uang Rp 4,5 miliar.

“Dibantu seorang petugas dari BCA, Mujiono membuka kardus itu,” jelas Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji, Selasa (20/3/2018), dikutip dari Tribunnews.com.

Mujiono yang membawa uang mainan ke Bank Central Asia (BCA) ternyata dibohongi seorang tokoh yang dikenalnya bernama Ali, asal Kanigoro Blitar.

Ayah tiga anak ini berkisah, dirinya menjual sebuah rumah di Desa Sumberejo Kulon senilai Rp 17 miliar.

Oleh seorang perantara bernama Suprapto, rumah itu ditawarkan ke Ali. Ali sepakat membeli rumah itu dengan harga Rp 15,1 miliar. Harga ini mencakup tanah, bangunan dan perabot barang antik di dalamnya.

Ali awalnya menawarkan memberi uang muka. Namu, Mujiono menolaknya. Mujiono kemudia mengajak melakukan pelunasan di BCA.

“Kami sudah membuat perjanjian jual beli hitam di atas putih,” jelas Mujiono, Rabu (21/3/2018).

“Sertifikat tanahnya kan masih di BCA, saya mikirnya dilunasi sekalian terus langsung diambil,” tambahnya.

Mujiono diminta mengambil uang di rumah Ali. Uang itu dimasukkan oleh dua suruhan Ali ke dalam mobil Mujiono. Ali dan Mujiono sepakat untuk menuju BCA Tulungagung, karena kesiangan dan BCA sudah tutup, keduanya tidak jadi pergi ke bank.

Uang Rp 4,5 miliar itu dititipkan di rumah Mujiono, nantinya uang itu akan dibuka bersama-sama di depan teller BCA.  Senin (19/3/2018), Mujiono membawa dua kardus itu ke BCA KC Tulungagung dan mendapati uang itu adalah uang mainan.

Sebelumnya, Mujiono berniat melunasi kreditnya yang macet sejak tahun 2015. Namun, saat dibuka, melainkan setumpuk uang kertas mainan. Mujiono sebelumnya menyerahkan uang untuk digandakan. Pelaku meminta Mujiono membuka kardus di hari yang sudah ditetapkan.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler


Berita sebelumyaJokowi: Kritik Jangan Asal Bunyi
Berita berikutnyaMegawati Disambut Karpet Merah di Mabes Polri