Minta Jokowi Copot Menteri Perdagangan, Rizal: Sudah Membahayakan Ekonomi Indonesia


SURATKABAR.ID Ekonom Rizal Ramli mengingatkan presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mencopot Enggartiasto Lukita sebagai Menteri Perdagangan. Rizal menganggap Enggartiasto telah membahayakan stabilitas ekonomi nasional. Hal tersebut terkait semakin maraknya impor pangan belakangan ini.

“Saya minta Presiden Jokowi untuk bertemu secara informal dengan Ketua Partai Nasional Demokrat (Surya Paloh) untuk meminta usulan pengganti Enggartiasto karena sudah membahayakan ekonomi Indonesia,” ungkap Rizal, Selasa (20/3/2018), dikutip dari cnnindonesia.com.

Menurut Rizal, saat ini kebutuhan impor tidak mendesak. Ia menuding ada pihak-pihak yang tengah mencari dana.

“Biaya politik yang paling besar itu ada di impor pangan,” tutur pria yang digadang-gadang bakal menjadi capres 2019 mendatang itu.

Pasalnya, harga pangan yang diimpok ke Indonesia harganya sangat tinggi jika dibandingkan harga pangan di negara lain. Sehingga pihak yang memperoleh kuota impor pangan tentu akan mendapat untung besar.

Hal tersebut diperparah lagi dengan melakukan impor pada waktu yang tidak tepat, yakni pada saat petani lokal tengah panen. Kebijakan itu tentu menyebabkan harga anjlok dan merugikan para petani yang sejak lama menantikan hasil tanamnya.

“Kalau impor karena cuaca dan lain-lain saya setuju, tapi tidak kalau kelangkaan ada dengan alasan yang dibuat-buat,” tegas dia.

Sementara itu, mengenai impor beras, Rizal memberikan sorotan tajam terhadap kinerja Badan Urusan Logistik (Bulog). Menurutnya, Bulog tidak menjalankan perannya secara baik.

Rizal mengatakan jika beberapa bulan lalu Bulog tidak menyerap hasil produksi petani 100 persen karena menganggap harga gabah saat itu mahal, otomatis stok di gudang pun menjadi minim.

“Saya pernah menjadi Kepala Bulog, dan tahu cara melakukan pengendalian harga. Harusnya Bulog punya strategi yang tepat untuk mengendalikan harga, tidak bisa menunggu saja, dan setiap hari harus terus memonitor,” katanya.