5 Gunung Cantik yang Pernah Didaki Politisi Indonesia, Apa Saja?


 SURATKABAR.ID – Bisa dikatakan, tanah air Indonesia merupakan surga bagi para pendaki gunung. Ini dikarenakan terdapat puluhan gunung yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara dengan karakteristik dan pesonanya keindahannya masing-masing. Selama ini, mendaki gunung juga merupakan kegiatan yang menjadi trend di kalangan anak muda. Namun tak banyak yang tahu, beberapa tokoh politik Indonesia dulunya juga merupakan seorang pendaki gunung?

Mengutip halaman TravelingYuk.com, Senin (19/03/2018), apa saja gunung yang pernah ditaklukkan oleh para politisi Indonesia? Siapa saja politikus yang juga senang bercengkerama dengan alam dibalik kiprah politiknya?  Yuk simak ulasannya berikut, siapa tahu bisa menjadi penambah semangat dan inspirasi kamu untuk merencanakan liburan.

  1. Gunung Kerinci

Terletak di antara perbatasan Sumatera Barat dan Jambi, Gunung Kerinci menjulang dengan ketinggian 3.805 meter di permukaan laut. Gunung ini merupakan gunung berapi tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Beberapa nama disematkan oleh para pendaki pada gunung yang diklaim masih aktif ini, seperti Gunung Gadang, Korinci, dan Puncak Indrapura. Gunung Kerinci yang terletak di Taman Nasional Kerinci Seblat ini terakhir kali meletus pada tahun 2009.

Di tahun 1983 silam, seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada bernama Joko Widodo pernah menyambanginya. Siapa sangka berpuluh-puluh tahun berikutnya, pria berperawakan kurus asal Solo tersebut kini menjadi orang nomor satu Indonesia.

  1. Gunung Tambora

Gunung ini terletak di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Dengan lebar tujuh kilometer, gunung ini diklaim mempunyai kawah paling lebar di seluruh dunia. Di sepanjang bibir kawah, terdapat hamparan padang pasir yang ditumbuhi bunga edelweis.

Tambora sendiri sudah menjadi legenda di antara para pencinta gunung api. Ini dikarenakan pada 1815 silam, gunung ini sempat meletus begitu dahsyatnya sehingga ledakannya terdengar hingga 1.200 mil jauhnya. Ia juga menyemburkan 160 km kubik (38 cu mi) lahar yang empat kali lebih kuat dari letusan Krakatau di tahun 1883.

Saat ini, Gunung Tambora menjadi tempat wisata yang indah. Ia juga merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Tambora. Tambora pernah dikunjungi oleh mantan wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo, yang dikenal sebagai penggila gunung.

Di gunung ini pulalah beliau menghembuskan nafas terakhirnya akibat kelelahan pada tahun 2012 lalu. Sebelumnya, Pak Widjajono dikenal sebagai aktif mendaki gunung sejak SMA, dan bahkan sempat menaklukkan berbagai gunung di luar negeri, seperti Himalaya dan Kilimanjaro.

  1. Gunung Welirang dan Arjuno

Berada dalam satu kawasan dan jalur pendakian, kedua lokasi ini termasuk populer di kalangan pendaki gunung di Jawa Timur. Untuk mendaki kedua gunung ini, tak hanya dibutuhkan persiapan fisik, melainkan juga mental. Pasalnya sudah tak terhitung berapa banyaknya para pendaki ynag mengaku diganggu oleh kekuatan tak kasat masa selama berada di kawasan sana.

Namun terlepas dari nuansa mistis yang menyelimuti Welirang dan Arjuno, dua gunung ini masih cukup ramai dipadati para pendaki sampai sekarang. Salah satu tokoh politik terkenal yang pernah menjejakkan kakinya di atas sana adalah Khofifah Indar Parawansa. Semasa mudanya, Ibu Khofifah ternyata merupakan seorang mahasiswi pecinta alam. Beliau tergabung dalam Impala Universitas Airlangga. Ia juga menjad aktivis di pergerakan mahasiswa PMII.

  1. Gunung Sindoro

Gunung Sindoro terletak di provinsi Jawa Tengah. Gunung ini merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia. Tingginya mencapai 3.150 meter di atas permukaan laut, dan berdampingan dengan Gunung Sumbing. Gunung Sindoro terakhir meletus pada 1906 silam.

Gunung yang biasa disebut dengan nama Sundoro atau Sindara ini merupakan gunung berapi yang ternyata pernah didaki oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Fakta ini terungkap lewat sebuah bukti foto pendakian sekelompok pemuda ke Gunung Sindoro pada 1988 silam.

  1. Gunung Ijen

Gunung Ijen baru saja kedatangan tamu istimewa yang mengunjunginya, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Pada 2 Maret 2018, para tokoh politikus ini datang bersama rombongan dari beberapa Kementerian. Sri Mulyani dan Luhut Panjaitan mendaki mulai pukul 02:00 dini hari dan sampai di puncak pada pukul 04:00 dini hari.

Kegiatan mendaki dimulai pada pukul 02:00 dini hari. Rombongan sampai di puncak pada pukul 04:00 dini hari. Kegiatan mendaki ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata Voyage to Indonesia.

Gunung Ijen yang terletak di antara perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso ini menjulang dengan gagahnya setinggi 2.443 meter. Ijen juga dikenal dengan kawahnya yang luar biasa dan memancarkan api biru alias blue fire. Untuk statusnya sendiri, gunung ini masih berstatus aktif dan diketahui terakhir meletus pada 1999 silam.

Bagaimana menurutmu, tertarik untuk mengikuti jejak petualangan mereka dalam waktu dekat?